Suara.com - Anggota DPR RI Andre Rosiade mengusulkan agar Basuki Tjahaja Purnma alias Aahok dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero). Namun, usulan Andre tersebut justru dibalas serangan isu PSK dari publik.
Awalnya, Andre -- politisi yang belum lama ini membuat kontroversi karena ikut terlibat menggerebek PSK di hotel -- mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk memberhentikan Ahok.
Hal itu disampaikan oleh Andre Rosiade melalui akun Twitter miliknya @andre_rosiade.
"Pak Presiden @jokowi yang saya hormati, setelah melihat kinerja dan perilaku saudara @basuki_btp sebagai komut @pertamina. Saya usulkan ke pak @jokowi dan pak menteri @erickthohir untuk mencopot saudara BTP dari jabatannya," kata Andre seperti dikutip Suara.com, Rabu (16/9/2020).
Alasan Andre meminta Jokowi mencopot Ahok dari jabatan Komut Pertamina lantaran Ahok dinilai telah menimbulkan kegaduhan.
Tak hanya itu, Andre juga menilai kinerja Ahok selama menjadi pimpinan perusahaan plat merah itu biasa-biasa saja.
"Karena menimbulkan kegaduhan dan kinerja yang bersangkutan juga biasa-biasa saja," imbuh Andre.
Cuitan tersebut langsung ramai diprotes oleh publik. Beberapa warganet balik menyerang Andre dengan menyinggung kasus penggerebekan PSK terdahulu.
"Pak @prabowo yang saya hormati, setelah melihat kinerja dan perilaku sdr @andre_rosiade sebagai anggota DPR dari @Gerindra, saya usulkan ke bapak untuk mencopotnya dari kader Gerindra karena suka bikin gaduh. Mosok sekelas DPR cuma bisa gerebek PSK. Lagian kinerja yang bersangkutan juga sangat biasa-biasa saja," cuit @narkosun.
Baca Juga: Ahok Bilang Kadrun Siap Demo, Denny: Hahaha, Gelar Kadrun Ternyata Melekat
Warganet lainnya juga mempertanyakan kinerja Andre Rosiade sebagai anggota DPR RI yang ikut mengerebek PSK beberapa waktu lalu. Bahkan beberapa warganet juga menyinggung fisik Andre sebagai bahan kritik.
"Pak @prabowo yang saya hormati, setelah melihat muka dan perilaku saudara @andre_rosiade sebagai kader @Gerindra, saya usulkan ke bapak dan saudara @sandiuno untuk mencopot saudara @andre_rosiade sebagai kader partai anda, karena menimbulkan kegaduhan dan muka yang bersangkutan juga biasa-biasa saja," tulis @danrem.
"Apakah @andre_rosiade menggrebek dan menjebak PSK di hotel itu relevan dengan tugas anggota @DPR_RI komisi VI?" tanya @syarman59.
Cuitan tersebut langsung dibalas oleh admin Partai Gerindra. Partai di bawah naungan Ketua Umum Prabowo Subianto itu memberikan pembelaan terhadap Andre yang terus menerus diserang publik.
"Kami rasa perbandingan anda tidak apple to apple. Yang dikritik oleh Pak Andre adalah kinerja, bukan fisik. Kritik yang dilayangkan oleh Pak Andre masih relevan, karena beliau adalah anggota Komisi VI DPR RI, yang mempunyai ruang lingkup tugas di bidang BUMN," kata Gerindra.
Meski demikian, Gerindra mempersilakan publik untuk mengkritik Andre dengan kasus penggerebekan PSK. Sebab, hal itu berkaitan dengan kinerja Andre sebagai wakil rakyat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!