Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menutup sementara gedung blok G yang berada Balai Kota. Pernutupan gedung itu karena terdapat salah seorang pejabat Pemprov DKI positif Covid-19.
Sesuai Peraturan Gubernur nomor 88 tahun 2020 pasal 9 ayat (2) huruf f, jika ditemukan kasus corona maka gedung perkantoran harus ditutup. Namun penutupan tidak dilakukan pada seluruh gedung, melainkan hanya bagian blok G saja.
"Pemprov DKI Jakarta khusus di Gedung G ini, di Balai Kota akan ditutup," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/9/2020).
Anies mengatakan penutupan dilakukan bukan karena peristiwa meninggalnya Sekretaris Daerah DKI Saefullah yang terinfeksi corona. Ia menyebut ada dua pejabat eselon dua yang terjangkit virus corona.
Namun ia tidak membeberkan secara rinci nama atau jabatan pejabat yang terinfeksi. Ia masih menunggu hasil swab tes lanjutan.
"Bukan karena kasus pak Sekda, tapi karena tadi pagi ditemukan ada dua orang pejabat, salah satunya pejabat eselon 2 yang terpapar positif dan ada beberapa yang sedang menunggu hasil sore ini. Tapi satu sudah terkonfirmasi positif," ujar Anies.
Dia menambahkan, penutupan akan berlangsung mulai Kamis (17/9) besok selama tiga hari ke depan. Ia menyatakan akan menjalankan aturan yang dibuatnya sendiri.
"Sesuai dengan peraturan, bila ada yang ditemukan positif di sebuah kantor maka 1 gedung tutup selama 3 hari. Jadi gedung blok G di DKI Jakarta pada Kamis, Jumat, Sabtu akan tertutup dan tidak digunakan. Kita menjalankan yang menjadi bagian dari Peraturan Gubernur," tandasnya.
Diketahui, sudah ada sembilan orang pejabat DKI yang terinfeksi corona. Berikut daftarnya:
Baca Juga: Anies Lepas Jenazah Sekda Saefullah: Selamat Jalan Putra Terbaik Jakarta
1. Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta, Reswan W. Soewaryo;
2. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Premi Lesari;
3. Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat;
4. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzy Marsitawati;
5. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasruddin;
6. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup, Afan Adriansyah Idris; dan
7. Ketua TGUPP, Amin Subekti.
8. Sekda DKI Saefullah
9. Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto
Berita Terkait
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Opini WTP Perkuat Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah
-
Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'
-
Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota
-
Pasca 552 Kios Terbakar 10 Bulan lalu, Pedagang Tagih Janji Revitalisasi Pasar Taman Puring
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!
-
Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo
-
Satu Suara dengan Megawati, GNB Singgung Keresahan Sama Soal Kondisi Bangsa
-
Keir Starmer Mundur, Andy Burnham Calon Kuat Perdana Menteri Inggris Baru