Suara.com - Seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia, pemerintah getol mendisiplinkan masyarakat agar patuh protokol kesehatan.
Petugas dari Satpol PP pun dikerahkan untuk berpatroli dan langsung menindak masyarakat yang kedapatan tidak menaati protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker hingga tidak menjaga jarak.
Akan tetapi, sebuah video yang beredar di lini masa media sosial membuka mata publik bahwa masih banyak persoalan di lapangan dalam penerapan disiplin protokol kesehatan ini.
Salah satu pengunggah video itu adalah penyanyi rapper Joshua Matulessy alias JFlow melalui akun Twitternya @jflowrighthere.
"I dont see penegakan aturan. I see pelecehan perempuan," tulis @jflowrighthere menjelaskan video unggahannya, Sabtu (19/09/2020).
Dalam video berdurasi 44 detik itu, terekam seorang perempuan yang diduga melanggar protokol kesehatan sedang dihukum oleh Satpol PP.
Adapun hukuman yang diterima perempuan itu adalah jongkok berdiri (squat jam) yang harus dilakukan di tengah keramaian sebuah pusat perbelanjaan.
Ironis, perempuan itu dihukum squat jam sambil direkam dan menjadi tontonan rombongan Satpol PP yang bertugas.
JFlow pun memperkuat argumennya bahwa tidak pantas perempuan tersebut diperlakukan semacam itu meski ia melakukan kesalahan.
Baca Juga: Ratusan Warga Ogan Komering Ulu Terjaring Razia Masker
"Apapun kesalahan si mbanya, tetep lebih salah memperlakukan perempuan seperti ini," lanjut JFlow.
Sejumlah publik figur pun turut mengomentari tindakan Satpol PP yang dinilai melecehkan perempuan tersebut.
"Mau marah liatnya. Aku kalau ada ibu-ibu nyebrang jalan, pilih berhenti ngasih jalan. Aku jauh dari ibuku, aku berharap ada orang-orang yang akan bermurah hati saat ibuku di jalan, di pasar. Orang-orang itu gimana si? Kayak nggak punya ibu, istri, anak cewek," kata sutradara film Fajar Nugros lewat akunnya @fajarnugros.
"Ini di mana ya? Ada yang tahu. Yes, I agree. Ini pelecehan. Bukan penegakan aturan bermasker/jaga jarak," sahut penulis novel Okky Madasari lewat akunnya @okkymadasari.
Pertanyaan Okky itu pun dijawab oleh warganet lainnya pemilik akun @tiaraputri****
"Manado mbak, nama mall nya Manado Town Square 1," kata dia memberi informasi.
Berita Terkait
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Tekankan Peran Satpol PP, Dirjen Bina Adwil Apresiasi Komitmen Kepala Daerah Seluruh Indonesia
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
-
8 Parfum Wanita di Indomaret yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua