Suara.com - Menteri Agama Fachrul Razi tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit setelah terinfeksi virus Corona (Covid-19). Meski demikian Kementerian Agama belum menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) 100 persen bagi seluruh pegawainya.
Juru bicara Kemenag Oman Fathurrahman mengatakan saat ini pihaknya masih fokus terhadap penanganan Covid-19 di pesantren serta madrasah. Karena itu, pihaknya masih harus melayani publik secara langsung.
"Kementerian Agama fokus juga melakukan penanganan Covid-19 di pesantren madrasah. Itu tetap harus belangsung pelayanan terhadap publik, terhadap masyarakat," kata Oman saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (21/9/2020).
Dengan begitu, Oman mengungkapkan pihaknya tidak bisa menerapkan WFH total terhadap seluruh pegawainya. Meski begitu, ia menjamin terlaksananya protokol kesehatan nan ketat di lingkungan kantor.
Saat ini hanya 25 persen pegawai yang bekerja dari kantor. Bersamaan dengan itu, penyemprotan disinfektan pun dilakukan secara rutin.
Terkait dengan Fachrul yang dinyatakan positif Covid-19, pihaknya juga sudah melakukan penelusuran kontak untuk mendeteksi penyebaran virus terhadap pejabat ataupun staf. Sebab, Fachrul sempat menghadiri acara pelantikan eselon II pada 15 September 2020.
"Kalau di Kemenag yang dilakukan tentu saja tracing ke para pejabat dan staf yang kontak langsung dengan beliau dalam waktu tertentu pada tanggal 15 khususnya itu sudah dilakukan dan terus masih berlangsung," ungkap Oman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender