Suara.com - Dua petugas kebersihan di India nekat mengenakan perlengkapan alat pelindung diri guna menyamar menjadi dokter dan melecehkan sejumlah pasien perempuan di bangsal Covid-19.
Menyadur Gulf News, Senin (28/9/2020), dua pria ini beraksi di sebuah pusat kesehatan yang didirikan di politenik distrik Godda, negara bagian Jharkhand.
Berdasarkan laporan, insiden ini terjadi pada Jumat (25/9) malam, di mana keduanya mengambil APD sebelum masuk ke fasilitas yang dibangun untuk perempuan dari daerah pedesaan yang terinfeksi virus corona.
Setelanya, mereka meminta sejumlah pasien perempuan untuk masuk ke kamar sebelah satu per satu dengan dalih pemeriksaan.
Keduanya memberi tahu para pasien bahwa mereka datang dari New Delhi untuk melakukan cek kesehatan khusus. Para korban pun tak menaruh curiga.
Situasi berubah ketika para pelaku mulai melecehkan para korban, menyentuh bagian tubuh mereka. Sontak, para pasien pun protes dan menolak keras.
Para perempuan bertanya mengapa dua pria itu malah menyentuh tubuh mereka sementara dokter-dokter lain selama ini mengimbau untuk selalu menjaga jarak fisik dengan semua orang.
Melihat amarah para pasien, dua pria ini pun langsung kabur dari lokasi kejadian.
Laporan pun diajukan dan kepolisian setempat langsung memulai penyelidikan. Dua pelaku yang ternyata berasal dari perusahaan outsourcing, berhasil ditangkap esok paginya.
Baca Juga: Pandemi Virus Corona Picu Kerontokan Rambut, 2 Jenis Ini Paling Umum!
"Kami telah menangkap dua terdakwa dan mengirim mereka ke penjara. Kami jyga memperketat pengayruan keamanan di bangsal Covid-19," kata petugas kepolisian setempat, JK Jaisawal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend