Suara.com - Krisis pandemi membuat seorang karyawan terkena PHK dari perusahaan tempatnya bekerja. Mirisnya, ia tak mampu memberitahu sang istri dan memilih untuk berpura-pura tetap bekerja kantoran selama tiga bulan terakhir.
Kisah ini dibagikan oleh seorang pengguna Facebook bernama Muhd Fadzil yang menyimak curhatan dari karyawan tersebut lewat radio.
Ia mengunggah ulang kisah itu pada Selasa (29/9/2020).
"Sudah tiga bulan kena PHK, tapi tak beri tahu istri. Tak sampai hati," tulis dia.
Karyawan itu tak kuasa memberi tahu sang istri jika kantornya telah memecatnya sebagai dampak pandemi.
Selama tiga bulan setelah di-PHK, sang suami tetap berangkat bekerja seperti biasa, mengenakan seragam kantor.
"Keluar pakai pakaian kerja.. dalam mobil ada baju ganti," kisah Muhd Fadil.
Usut punya usut, ternyata baju ganti itu dipergunakan si suami untuk bekerja di sektor lain sebagai pekerja harian.
"Untuk kegunaan buat kerja harian yang sempat dibuat, mungkin cari penghasilan kerja angkat barang? Restoran? Kuli dan lain lain?" sambung dia.
Baca Juga: Apapun Hasil Tes DNA, Rizki DA Janji Tanggung Jawab Anak di Kandungan Istri
Setelah 3 bulan itu, si suami akhirnya mendapat panggilan wawancara kerja sebuah kantor.
"Dia memberitahu istrinya dia dapat interview, dan dia dapat pekerjaan tersebut," tulis Muhd.
Kendati begitu, istrinya tak pernah tahu jika sang suami telah dipecat dari perusahaannya sebelum ini. Ia hanya tahu jika sang suami berpindah tempat kerja.
Sang suami bersikeras tak ingin istrinya tahu dia mendapat kesulitan tersebut.
Sontak, kisah perjuangan suami itu membuat publik merasa terharu dan salut.
"Hebat suami tersebut. Mungkin karena hebat orang di sisinya," puji Muhd Fadzil.
Berita Terkait
-
Janji Tanggung Jawab Anak yang Dikandung Istri, Rizki DA Tetap Dihujat
-
Apapun Hasil Tes DNA, Rizki DA Janji Tanggung Jawab Anak di Kandungan Istri
-
Perempuan Ini Alami Stroke, Suami Malah Selingkuh dengan Ibunya
-
Mantan Istri Kiwil Hijrah ke Makassar, Netizen: Selamat Datang Mba
-
Erick Thohir Bakal Bubarkan 14 BUMN, DPR: Seharusnya Lebih
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati
-
Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak
-
May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki
-
Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?