Suara.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjen PAS) mencatat sudah ratusan penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) atau rumah tahanan (rutan) terjangkit virus Covid-19.
Kepala Hubungan Masyarakat dan Protokol Kemenkumham Rika Aprianti menyebut, masuknya virus asal Wuhan, China itu ke dalam lapas karena adanya interaksi antara narapidana dengan petugas.
"Saat ini jumlah penghuni lapas dan rutan yang terkonfirmasi positif adalah 124 orang," kata Rika dikonfirmasi, Senin (5/10/2020).
Menurut dia, petugas lapas maupun rutan telah menyiapkan protokol kesehatan. Sekaligus, para napi yang terinfeksi covid-19, langsung dirujuk ke rumah sakit masing-masing wilayah.
"Karena di lapas nggak ada rumah sakit khusus Covid-19,"ucap Rika.
Rika menambahkan pihak rutan maupun lapas juga sudah berkoordinasi dengan gugus tugas covid-19, di masing-masing wilayah. Untuk mengatasi napi yang terinfeksi virus covid-19.
"Setiap wilayah juga ada gugus tugas khusus kumham juga dan ditjen pas juga ada," katanya.
Berita Terkait
-
Terdampak COVID-19, Tulisan Papan di Hotel Surabaya Ini Bikin Sedih
-
Minggu Depan, Perda Wajib Pakai Masker Resmi Berlaku di Kabupaten Gowa
-
20 Kasus Baru Covid-19 Terdeteksi di China
-
Komisi Kesehatan Deteksi 20 Kasus Baru Covid-19 di China
-
Dinkes Telusuri Video Viral Warga Buka Paksa Peti Mati Pasien Covid-19
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter