Suara.com - Berdasarkan informasi resmi Transportasi Jakarta sekitar jam 17.00 WIB lalu, seluruh layanan bus Transjakarta dihentikan untuk sementara waktu.
Penghentian layanan tersebut menyusul memanasnya suasana demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Informasi penghentian layanan untuk sementara disampaikan Transjakarta melalui akun media sosial resmi mereka.
"Mohon maaf, mengingat situasi yang tidak kondusif, saat ini seluruh layanan Transjakarta sementara tidak melayani pelanggan," katanya yang dikutip Suara.com.
Adanya demonstrasi dan pengalihan jalur di sekitar Jakarta Pusat, hari ini, juga membuat PT. KAI Daop 1 Jakarta melakukan pengaturan layanan dari Stasiun Gambir. Calon penumpang yang mestinya berangkat dari Stasiun Gambir bisa naik dari Stasiun Jatinegara.
Kepala Humas Daerah Operasional 1 Jakarta Eva Chairunisa kepada Suara.com mengatakan pengaturan pola operasi tersebut dilakukan untuk KA Bima keberangkatan pukul 16.40 WIB. Penumpang bisa naik dari Stasiun Gambir.
Saat normal KA yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara, namun khusus hari ini akan berhenti di Stasiun Jatinegara, baik naik atau turun. Hal ini untuk memudahkan calon penumpang KA yang kesulitan menuju Stasiun Gambir.
Eva menambahkan KA lainnya yang akan berangkat setelah pukul 17.00 WIB, yakni Argo Bromo Anggrek (keberangkatan pukul 20.30 WIB) dan Taksaka (keberangkatan pukul 21.30 WIB).
Sementara pengguna jasa yang mengalami keterlambatan dan tertinggal KA tersebut, biaya tiket akan dikembalikan 100 persen. Proses refund dapat dilakukan hingga 7 hari kedepan.
Baca Juga: Suasana Jelang Petang di Kawasan Malioboro Usai Demo Ricuh
Berita Terkait
-
KAI Siapkan Penerapan Biodiesel B50 pada Operasional Kereta Api
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid