Suara.com - Pengesahan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja yang dilakukan oleh DPR pada Senin (5/10/2020) menjadi buah bibir di kalangan warga. Tak terkecuali di kalangan masyarakat umum.
Namun apa jadinya, jika pengungkapan penolakan terhadap pengesahan Omnibus Law terucap karena kesilapan lidah.
Setidaknya hal tersebut memancing senyum hingga tawa, seperti video yang diunggah dalam akun Twitter @dewadarmayana. Dalam rekaman tersebut, pemilik akun menuliskan "((( Undang-Undang Melly Goeslaw )))" pada judulnya.
Dalam video tampak seseorang mengenakan pakaian seperti pegowes sepeda yang mengungkapkan ketidaksepakatan dengan pemerintah terkait Omnibus Law.
Namun lantaran kerap silap lidah, pegowes tersebut malah memancing tawa rekan-rekan yang ada di sekelilingnya.
"Ini pemerintah yang keliru membuat undang-undang tentang Melly Goeslaw. Dan ini bisa menyengse... meng.. menyerengse.. bisa menyengseker.. bisa menyengsekara. Iya maksudnya itu, bisa me.. nyeng.. sa.. ra.. kan, iya maksudnya itu. Bisa menyengseker ber..."
Lantaran ingin meluruskan maksud perkataannya, orang tersebut kemudian mengulangi pernyataannya yang malah makin memancing gelak tawa rekan-rekannya.
"Saya ulangi ya biar ngga diketawain ya. Ini pemerintah sangat keliru membuat undang-undang tentang Melly Goeslaw tentang buruh. Dan ini sangat menyeng menyerengse mengnyeserakan.."
"Sementara itu saja dulu, sekarang sekian saja dulu dan terima kasih."
Baca Juga: Perang Cuitan dengan HNW Soal UU Ciptaker, Mahfud : Komunis Harus Diributin
Unggahan tersebut pun mendapat tanggapan dari warganet lainnya. Seperti diungkapkan akun @istapuspit
"Ya Allah. Ngakak bangettttt sampe kebelet pipis."
Tak hanya itu, warganet lainnya pun juga mengungkapkan kegemasannya.
"Dia yang ngomong mulut gue yang pegel," tulis akun @agungkristia3.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran