Suara.com - Seorang petugas kebersihan di China meminum air dari toilet yang dia bersihkan untuk membuktikan pengabdiannya kepada perusahaan.
Menyadur Daily Mail, Rabu (13/10/2020) kejadian tersebut terungkap ketika video seorang wanita yang bekerja sebagai petugas kebersihan meminum air dari kloset menjadi viral.
Video berdurasi 32 detik itu memperlihatkan seorang wanita yang mengenakan setelan jas mengambil air dari toilet jongkok dengan cangkir plastik.
Kemudian wanita tersebut langsung meneguk air yang diambil dari kloset di depan para petinggi perusahaan dan direkam oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.
Wanita tersebut menjelaskan bahwa yang ia lakukan adalah caranya untuk mendorong dirinya sendiri bekerja lebih keras dan lebih keras lagi.
Orang-orang yang ada di depan wanita tersebut bertepuk tangan melihat tindakan dan mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita itu.
Video tersebut dilaporkan dibuat di sebuah perusahaan pupuk di Provinsi Shandong, Tiongkok timur. Video tersebut langsung memicu perdebatan di media sosial China yakni Weibo.
Seorang warganet menganggap bahwa tidak pantas bagi perusahaan untuk mempromosikan perilaku seperti itu terlebih saat pandemi Covid-19.
"Minta bos untuk bergabung." tulis seorang warganet.
Warganet lainnya percaya bahwa wanita itu terpaksa melakukannya untuk memenuhi target pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan.
"Itu sangat sulit untuk seorang petugas kebersihan," tulis seorang warganet.
Warganet lainnya mengklaim itu sebuah penghinaan bagi pengawas untuk membiarkan staf mereka minum air dari toilet.
Meskipun air keran tidak aman untuk diminum di China, perusahaan tersebut bersikeras bahwa air di toiletnya cocok untuk dikonsumsi.
Pihak perusahaan juga mengklaim bahwa anggota staf melakukan hal tersebut atas kemauannya sendiri.
Berbicara kepada Red Star News, perusahaan bernama Zhong Cheng Fertilizer Technology Company memuji pekerja tersebut, yang dikenal dengan nama belakang Luo.
Berita Terkait
-
Larangan Impor Sampah Plastik China Memperburuk Kualitas Udara di Indonesia, Bagaimana Bisa?
-
Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap
-
Review Embrace in the Dark Night: Sinematografi Misteri yang Niat Banget
-
Lighter and Princess: Kesetiaan & Penghianatan yang Dieksekusi Membabi Buta
-
Mobil Listrik China Makin Obesitas Baterai Besar Jadi Tantangan Baru Industri Otomotif
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan
-
Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional
-
Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!
-
Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa
-
Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025
-
Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
-
Modus Kencan di Kos Berujung Curas, Motor dan Ponsel Pria Kalideres Raib
-
Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru
-
Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality
-
PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas