Suara.com - Beredar di media sosial, video yang merekam tingkah tak terduga seorang wanita saat sedang dihukum lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan.
Wanita tersebut diberi hukuman melafalkan Pancasila. Akan tetapi, jawabannya sontak menuai sorotan karena tidak terduga.
Video emak-emak ini dibagikan oleh akun Instagram @video_medsos pada Rabu (14/10/2020).
Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita tengah duduk di sepeda motornya.
Ia dikerubungi sejumlah orang yang diduga adalah petugas yang bertanggung jawab akan penerapan protokol kesehatan.
Dengan menatap ke berbagai arah, wanita itu mulai melafalkan Pancasila.
Wanita ini nampak lancar saat menyebutkan sila pertama.
"Satu. Ketuhanan yang Maha Esa," ucapnya.
Namun tak disangka, kalimat setelahnya membuat para petugas menganga.
Baca Juga: Kelewat Santai, Viral Video Pengendara Motor Terobos Tenda Pernikahan
Pasalnya, ia mengucapkan kalimat tidak terduga.
"Dua sampai lima tidak ada perubahan," sambungnya.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @video_medsos tersebut mendadak viral. Hingga artikel ini diterbitkan, video itu telah ditayangkan sebanyak 22.338 kali.
Tidak hanya itu, sejumlah warganet pun ikut meramaikan kolom komentar unggahan ini. Beberapa dari mereka mengaku dibuat tertawa oleh ulah emak-emak ini. Kendati begitu, mereka tidak bisa menyalahkannya.
Meskipun jawaban emak-emak ini melantur, mereka tetap sepakat.
"Ya emang betul sih, Pancasila dari dulu emang gak berubah," kata @ibra*********.
"Betul banget. Apalagi sila kelima. Tidak sanggup kalau buruh diperbudak," balas @vivit*********.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur