Suara.com - Momentum setahun periode kedua pemerintahan Joko Widodo - Ma'ruf Amin mengingatkan politikus Ferdinand Hutahaean pada para staf khusus presiden milenial yang ditunjuk untuk membantu Kepala Negara.
Ferdinand menanyakan apa saja yang sudah dihasilkan dari kiprah para staf khusus milenial selama ini.
"Setahun sudah periode kedua Pak Jokowi, apa kabar staf khusus presiden yang milenial-milenial itu? Adakah mereka berguna atau hanya jadi simbol belaka?" kata Ferdinand melalui media sosial.
Sejauh ini Ferdinand mengaku belum mengetahui prestasi para staf khusus milenial yang telah disumbangkan kepada bangsa dan negara.
"Adakah tugas khusus mereka atau hanya makan gaji sambil tidur? Maaf, saya tak pernah dengar meerka bekerja dan bermanfaat. Mungkin saya salah," kata Ferdinand.
Kepala negara meyakini tujuh orang staf khusus dari kalangan milenial akan memberikan gagasan segar dan inovatif. Dengan begitu, Indonesia bisa mencari cara baru mengejar ketertinggalan.
Awal tahun 2020, usai menyerahkan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dan Petunjuk Operasional Kegiatan Tahun Anggaran 2020, Sekretaris Kabinet Pramono Anung melakukan pertemuan khusus dengan staf khusus presiden milenial.
Usai pertemuan, Pramono menjelaskan para staf khusus presiden milenial secara khusus menerima penugasan dari Presiden. Hanya masalah administrasinya ada di Sekretaris Kabinet. “Saya hari ini benar-benar ingin menjaga para staf khusus ini, kan dulu mungkin ketika dia di luar sistem pemerintahan hal yang berkaitan dengan penggunaan anggaran itu nggak ada aturan mainnya, begitu dia masuk di dalam sistem pemerintahan, maka penggunaan anggaran itu diatur dalam ketentuan yang ada,” kata Pramono.
Karena itu, Pramono mengingatkan para staf khusus milenial juga harus bisa memisahkan antara tugas sebagai staf khusus presiden maupun pribadi-pribadi. Ia menegaskan staf khusus presiden itu masih bisa berkarya di luar karena Presiden memberikan ruang untuk itu.
Baca Juga: Nilai Rapor Jokowi 76, Berikut InI Isu Positif dan Negatif Periode Pertama
“Kasihan kalau anak-anak muda penuh talenta ini kemudian hanya dibatasi oleh ruang yang menjadi staf khusus saja. Karena energi mereka masih banyak, talenta mereka kuat, latar belakang pendidikan mereka juga baik, dan mereka sekarang ini juga berkiprah terutama di bidang sosial, budaya, bisnis,” kata Pramono.
Karena itulah, kata Pramono, dia menjaga dan juga mendorong jangan sampai mereka kemudian mempunyai persoalan, masalah karena ketidaktahuan dengan administrasi. “Saya lihat mereka masing-masing mempunyai talenta yang luar biasa. Mereka rata-rata memang mempunyai kelebihan untuk itu. Dan saya benar-benar ingin mendorong dan juga membantu networking,” kata Pramono.
Pramono telah menyampaikan kepada para staf kalau mereka ingin berimprovisasi, mengembangkan diri, tentunya secara administratif Sekretariat Kabinet akan mensupport sepenuhnya.
Mengenai jumlah nominal anggaran yang diterima para staf khusus milenial, Pramono mengatakan Daftar Isian Pelaksanaan Anggarannya memang masih kecil jika dibandingkan dengan staf khusus yang sebelumnya periode 2019.
Menurut Pramono hal itu karena adanya penambahan tujuh staf khusus yang baru dan dua nanti yang ada di wakil presiden, itu perlu anggaran dan anggarannya baru akan diadakan.
Berita Terkait
-
Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah
-
Pramono Minta Maaf, Janji Segera Bangun Ulang SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
-
Hadapi Kemarau Panjang, Warga Jakarta Diminta Jangan Asal Buang Puntung Rokok
-
Praperadilan Ditolak, Roy Suryo Tetap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
-
Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL