Suara.com - Sebuah unggahan tentang perjuangan seorang ojek online viral di media sosial usai diunggah pengelola akun Instagram @gojek24jam.
Dalam unggahan tersebut, seorang pelanggan mengisahkan pengalamannya mendapat pelayanan terbaik dari seorang pengemudi ojek online.
"Sering banget ketemu orang yang punya kekurangan. Tapi punya semangat yang lebih keras dari pada yang berkecukupan," tulis @gojek24jam dilansir Suara.com, Kamis (22/10/2020).
Unggahan hasil tangkapan layar sebuah percakapan tersebut memperlihatkan betapa bersyukurnya seorang pelanggan setelah mendapat pelayanan ojek online.
"Ceritanya beli susu ghani via goshopnya gojek. Posisinya udah jam segini, terus hujan juga, selalu di-cancel sama drivernya dan alhamdulillah dapatlah driver baru. Baik banget, aku tanya 'gpp ak hujan?' Dia jawab gak apa-apa katanya. Gak tega sebenarnya tapi susu ghani habis pisan," ungkap pelanggan itu.
Pelanggan tersebut sangat berterima kasih karena setelah berkali-kali ditolak oleh driver ojek online, akhirnya ia beruntung mendapatkannya.
Usut punya usut, pelanggan tersebut semakin dibuat sungkan dan sedih lantaran driver ojek online yang melayaninya itu ternyata seseorang yang memiliki kekurangan yakni tuna rungu (tuli).
"Maaf saya seorang tuna rungu/tuli ya. Mohon ditunggu," kata driver tersebut.
Sampai pada akhirnya susu yang dipesan pelanggan tersebut sukses dibelikan dan diantar sampai ke rumahnya.
Baca Juga: Kisah Pilu Driver Ojek Online Dibayar Pakai Uang Mainan
Pelanggan itu bahkan tak kuasa menahan tangis melihat kegigihan ojek online berkebutuhan khusus tersebut mengucapkan terima kasih dengan bahasa isyarat.
Hingga berita ini dibuat, cerita ojek online tersebut langsung menggugah perasaan warganet yang tersentuh.
"Gua pernah pesen ojol jam 02.00 dari puri beta ciledug tujuan kuningan alhamdulillah ga ada drama-drama cancel dengan alesan jauh, atau dingin," ujar warganet dengan akun @rizki*** berbagi kisah.
"Semoga rezekinya selalu lancar dan diberikan keberkahan," kata akun @sarahmau**** mendoakan.
"Postingannya mengandung bawang," tulis akun @lisa_me*** lengkap dengan emoji menangis.
Berita Terkait
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Kisah Tragis di Wonosobo, Bocah Tertabrak Truk Saat Cari Ibunya ke Jalan Raya
-
Viral! Cinta Segitiga Berakhir Tragis, Pemakaman Berubah Jadi Arena Baku Hantam
-
Kronologi Fajar Sadboy Kecelakaan Tunggal, Kuku Lepas hingga Buat Keluarga Pingsan
-
Siklus 'Asbun' dan Klarifikasi: Mengapa kita Terjebak dalam Pola yang Sama?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
-
Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus
-
Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua
-
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus