Suara.com - Seorang pria menceritakan kisah percintaannya yang tak pernah ia duga akan menjadi sebuah tragedi.
Salah seorang kawannya membagikan kisah tersebut melalui akun TikTok @taufiqsaini.
Pria itu menceritakan bahwa dirinya sudah berpacaran dengan sang kekasih selama 7 tahun lamanya.
Tapi selama sebulan terakhir, ia merasa ada yang janggal dalam hubungan tersebut.Selama sebulan itu, pacarnya menghilang. Ia tak menghubunginya sama sekali.
"Selama sebulan itu temenku selalu berusaha nelpon tapi enggak pernah diangkat," kisahnya.
Ketika kemudian sang pacar akhirnya memberi kabar dengan menelepon pria itu.
"Tiba-tiba ceweknya nelepon duluan dan bilang putus," tulis dia.
Sontak kabar itu langsung membuat pria berkacamata itu terkejut. Pasalnya ia tak menemukan hal aneh yang dialami selama ini.
Hingga dia menyadari bahwa sebelum menghilang pacarnya sempat mengiriminya pesan terakhir lewat WhatsApp.
Baca Juga: Lirik Awas Jatuh Cinta - Armada yang Viral di TikTok
"Isinya itu cewek mau 'berak'. Tapi teman gue mikir, berak kok sampai sebulan dan enggak pernah ada kabar," ungkapnya.
Lalu si pacar pria tersebut menjelaskan bahwa ternyata maksud pesan terakhirnya itu adalah 'break' alias putus.
"Ternyata itu cewek salah ketik/typo, yang dimaksud bukan 'berak' tapi 'break'" jelasnya.
Kontan semua orang dalam video yang menyimak cerita itu merasa bingung antara kasihan atau tertawa.
Simak video cerita cinta tersebut DI SINI.
Bukan hanya orang-orang dalam video saja, warganet pun juga merasakan hal serupa.
Berita Terkait
-
Lirik Awas Jatuh Cinta - Armada yang Viral di TikTok
-
Viral Sosok Misterius Terekam Dalam Air, Netizen: Orang Mandi Kok Direkam?
-
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Berujung Kencan, Gadis Ini Buat Iri Warganet
-
Habisi Pacar Sebab Cemburu, Perwira Polisi Gay Lulus Akpol Lalu Bunuh Diri
-
Momen Bahagia Kembar Trena-Treni, Bertemu Kembali Setelah Terpisah 20 Tahun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT