Suara.com - Provinsi DKI Jakarta lagi-lagi tercatat sebagai daerah penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak dalam sehari. Penambahan kasus Corona itu terjadi di masa PSBB transisi yang kembali diterapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Hingga Kamis (29/10/2020) hari ini, setidaknya tercatat ada 713 kasus positif Covid-19 baru yang ditemukan di Ibu Kota.
Hal itu diketahui berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima suara.com sore ini.
Dari data tersebut diketahui bahwa provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Barat tercatat sebagai empat provinsi yang menyumbangkan angka kasus positif terbanyak hari ini.
Sebanyak 713 kasus positif ditemukan di Provinsi DKI Jakarta. Sehingga total menjadi 104.235 kasus.
Kemudian, Jawa Barat 459 kasus. Total menjadi 35.607 kasus.
Selanjutnya, Jawa Tengah ada penambahan kasus sebanyak 368. Maka total menjadi 33.100 kasus.
Sementara, Sumatera Barat mengalami penambahan kasus baru sebanyak 335 kasus. Total menjadi 13.984 kasus.
Sebagai informasi, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia pada hari ini bertambah sebanyak 3.565 orang. Total sebanyak 404.048 orang telah dinyatakan positif Covid-19.
Baca Juga: Hore! Warga Indonesia Sembuh Corona Bertambah, Totalnya Kini 329.778 Orang
Adapun, angka pasien sembuh dari Covid-19 bertambah sebanyak 3.985. Sehingga total pasien sembuh dari Covid-19 di Indonesia mencapai 329.778 orang.
Meski begitu, angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah sebanyak 89 orang. Sehingga total menjadi 13.701.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!