Morfologi Pantai
Mengingat kondisi morfologi Pantai Indonesia, peneliti telah mengingatkan bahwa kawasan pasir Pantai Indonesia memang memiliki arus rawan 'menyeret' orang. Menurut US Lifesaving Association (USLA) terdapat ombak berbahaya bernama rip current di pantai.
Rip current kerap menjadi pembunuh senyap, biang keladi orang terseret ombak lalu hilang dan ditemukan meninggal di lautan.
Saran untuk Melawan Ombak Rip Current
Ada hal-hal yang bisa dilakukan agar selamat dari ombak Rip Current, antara lain:
Jangan Melawan Arus
Saat terseret arus Rip Current lebih baik jangan berenang untuk melawannya. Lebih baik bersikap tenang dan mengambang mengikuti kekuatan arus.Ikuti Arus Sampai Ke Bagian Terlemah
Ikutilah arus sampai kekuatannya melemah
Ketika ini sudah terasakan, ini pertanda kita bisa berenang ke kiri atau ke kanan sampai menuju tepi pantai. Jangan berenang lurus ke depan, karena masih ada kekuatan arus Rip Current di sana. Kita juga bisa memanfaatkan gelombang samping untuk sampai ke daratan lagi.
Baca Juga: Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, BPPTKG Minta Radius 3 KM Dikosongkan
Lambaikan Tangan untuk Memberi Sinyal kepada Penjaga Pantai
Agar kita mendapatkan bantuan, ketika sudah tenang dan bisa berenang ke area di luar garis arus Rip Current, usahakan untuk melambaikan tangan agar tim penyelamat bisa memberikan bantuan secepat mungkin. Bagaimanapun kita bisa lelah di tengah-tengah perjuangan menyelamatkan diri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi