Suara.com - Warga Malangrapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, baru saja dihebohkan oleh sepasang oknum berpakaian dinas cokelat yang ketahuan indehoi di dalam mobil.
Video yang memperlihatkan momen penggerebekan keduanya mendadak viral di media sosial. Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @memomedsos, Selasa (3/10/2020).
Dalam video, si pengambil gambar bersama sejumlah warga lainnya mendekati mobil yang diduga menjadi tempat bersenggama.
Bukan tanpa sebab, warga sebenarnya sejak awal sudah curiga dengan gelagat mereka.
Saat tiba tepat di samping kaca, terlihat di dalamnya sepasang pria dan wanita berpakaian dinas coklat berada di jok tengah mobil berjenis SUV ini.
"Ngapain kalian. Keluar ayo," desak warga.
Keduanya kemudian tampak gelagapan. Sang pria kala itu hanya memakai seragam atasan. Akan tetapi, saat penggerebekan terjadi ia langsung mengenakan celana pendek putih dan bergegas pindah ke bangku depan.
Sementara itu, sang wanita dengan spontan menutup wajahnya. Namun, dalam video itu muka keduanya terpampang nyata.
Warga yang mendatangi keduanya sempat ingin membuka mobil yang dikunci dari dalam. Sayangnya, tak sempat mengeluarkan mereka, mobil tersebut langsung melaju kencang menjauhi tempat kejadian.
Baca Juga: Pick Up Tabrak Monyet di Taman Nasional, Komentar Warganet Bikin Salfok
Adapun mobil tersebut bernomor polisi BP 15XX BE dan diketahui berasal dari Kabupaten Bintan. Keduanya digerebek di tepi pantai Kawasan Trikora.
Kendati demikian, sampai saat ini belum diketahui keduanya berasal dari instansi mana dan dengan status apa.
Video unggahan @momedsos yang merekam penggerebekan pasangan oknum berpakaian dinas coklat saat indehoi di dalam mobil tersebut mendadak viral.
Hingga artikel ini diturunkan, video itu telah ribuan kali ditayangkan dan mendapat banyak komentar. Sejumlah warganet mencibir keduanya. Sebab, perilakunya dinilai tak mencerminkan sikap sebagai petugas negara.
"Lah kaca mobilnya aja terang benderang gitu, sudah pasti bisa ketahuan," kata @kasa*****.
"Sip nomor polisinya kerekam. Besok langsung ditindak, habis itu ada video permintaan maaf," balas @neng*****.
"Baju doang coklat, tapi gak modal. Kalah sama anak SMP," timpal @kevin******.
"Pecat aja, gak baik dua orang ini!" sahut @ibra******.
Lihat videonya disini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura