Suara.com - Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Sugito Atmo Prawiro meminta publik agar tidak mencap Habib Rizieq Shihab tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, lantaran memilih tak mau isolasi mandiri saat tiba di Indonesia sepulangnya dari Arab Saudi.
Terkait hal itu, Sugito mencontohkan banyak orang yang menjadi pelaku perjalanan juga tak menjalani isolasi mandiri dan hanya melakukan tes Covid-19 guna memastikan status negatif atau positif.
"Tapi jangan sampai ini dimunculkan sampai khalayak memposisikan Habib Rizieq tidak taat masalah protokol kesehatan. Karena banyak juga mereka yang leluasa pergi dari luar negeri tanpa swab, PCR dan bisa melakukan aktivitas," kata Sugito saat dihubungi, Senin (9/11/2020).
Sebelumnya, Sugito memandang Habib Rizieq Shihab tidak perlu melakukan isolasi mandiri setibanya di Indonesia. Pasalnya, kata dia, Habib Rizieq sudah menjalani tes swab di Arab Saudi dan hasilnya negatif.
Sugito mengatakan isolasi mandiri memang sebuah ketentuan dan Habib Rizieq memahami. Namun di lain sisi, sederet agenda di Indonesia membuat isolasi tidak dapat lakukan. Sebaliknya, Habib Rizieq tetap akan melakukan tes Covid-19 baik rapid maupun swab.
"Saya kira nanti Habib Rizieq pada waktu santai akan ngetes kembali. Tapi bisa saja swab atau rapid test. Kalau misalnya swab kembali masa harus karantina mandiri, beliau kan banyak kegiatan yang terkait aktivitas direncanakan.
"Satu menghadiri acara tabligh akbar Maulid Nabi di Tebet. Kedua dia juga mau peletakan batu pertama di ponpes beliau, dia juga ada urusan terkait pernikahan anak beliau Najwa Shihab," kata Sugito.
Sugito menambahkan, sejauh hasil tes menunjukan Habib Rizieq negatif Covid-19 maka tidak masalah. Ia berujar dalam melakukan kegiatan, Habib Rizieq tentunya menerapkan protokol kesehatan.
"Kalau tidak ada masalah berarti kan tidak perlu melakukan isolasi mandiri," kata Sugito.
Baca Juga: Klaim Jutaan Orang Mau Jemput Habib Rizieq, Wagub DKI: Diwakilkan Saja
Menurut Sugito, ketentuan melakukan isolasi mandiri tidak perlu ditekankan kepada Habib Rizieq. Sebab, kata dia, masih banyak pelaku perjalanan semisal pejabat yang cukup menjalani tes Covid-19 tanpa perlu melakukan isolasi.
"Tapi perlu dipahami bahwa ketentuan itu harus ditaati tapi juga harus jangan sampe diskriminasi. Apakah semua orang atau pejabat-pejabat tinggi di Indonesia juga harus isolasi mandiri atau langsung swab," kata Sugito.
Berita Terkait
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang