Suara.com - Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang juga eks Panglima TNI, Gatot Nurmantyo tidak hadir dalam acara Upacara Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan RI Tahun 2020 di Istana Negara, Rabu (11/11/2020).
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md disebut bakal memberikan penjelasan.
Gatot masuk ke dalam daftar tokoh yang diberikan penghargaan berupa gelar Bintang Mahaputera oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Meski sudah diyakini pihak Istana bakal hadir, namun ternyata Gatot tak muncul.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengungkapkan setidaknya terdapat 71 tokoh yang menerima penghargaan. Namun ada sebagian yang tidak hadir dengan beragam alasan.
"Semua hadir ada beberapa yang tidak hadir dalam kondisi ada yang kurang sehat," kata Heru di Istana Negara, Rabu (11/11/2020).
Gatot juga ikut absen dalam acara tersebut. Heru menyebut, kalau Gatot sudah memberikan surat kepada Jokowi dan akan disampaikan kepada publik oleh Mahfud.
"Pak Gatot ada bersurat kepada bapak Presiden, nanti bapak Menkopolhukam akan menyampaikan," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan Gatot akan hadir untuk menerima penghargaan Bintang Mahaputera dari Jokowi.
Kata Heru, Gatot sudah mengambil undangan dan menyatakan kesediaannya untuk hadir menerima tanda kehormatan.
Baca Juga: Tak Hadir untuk Terima Bintang Mahaputera, Gatot Nurmantyo Surati Jokowi
"(Gatot) Hadir sudah ambil undangan dan pernyataan kesediaan menerima tahor (tanda kehormatan)," ujar Heru saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/11/2020).
Berita Terkait
-
Tak Hadir untuk Terima Bintang Mahaputera, Gatot Nurmantyo Surati Jokowi
-
Tak Penuhi Undangan Jokowi, Gatot Nurmantyo Batal Diberi Bintang Jasa?
-
Gatot Nurmantyo Tak Hadir ke Istana, Tanda Jasa akan Diserahkan ke Negara
-
Rocky Gerung Nilai Habib Rizieq Bisa Runtuhkan Dinasti Politik Jokowi
-
Istana Sebut Gatot Nurmantyo Bakal Hadir Terima Bintang Mahaputera
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?