Suara.com - Seorang pria di India tega menyobek perut istrinya yang tengah hamil dengan alasan penasaran jenis kelamin sang jabang bayi. Menyadur Times of India Sabtu (14/11) pria ini menginginkan anak laki-laki karena sudah memiliki lima anak perempuan.
Sang istri, Anita Devi ditinggalkan dalam genangan darah setelah suaminya yang bernama Pannalal membelah perutnya.
Sebelum menyerang Anita, Pannalal dikabarkan mendatangi pendeta dan mendapat ramalan bahwa istrinya mengandung anak perempuan. Keluarga Anita lantas melaporkan Pannalal ke polisi atas percobaan pembunuhan.
Anita yang mengalami pendarahan hebat dibawa ke rumah sakit distrik di Bareilly tapi kondisinya semakin memburuk. Saudara laki-lakinya membawa Anita ke rumah sakit swasta tapi ditolak karena tak sanggup memberi RS 4 lakh untuk memulai perawatan.
Anita lalu dilarikan ke rumah sakit Safdarjung Delhi dan langsung mendapat penanganan berupa operasi untuk menyelamatkan nyawa ibu dn bayi dalam kandungan.
Polisi mengatakan bahwa Pannalal berniat menggugurkan kandungan istrinya karena terhasut perkataan pendeta tentang jenis kelamin sang bayi namun Anita ngotot mempertahankan kehamilannya.
"Kakak iparku sering memukul adikku karena melahirkan lima anak perempuan. Orangtua kami sudah campur tangan, tapi kami tak ernah menyangka dia mengambil langkah kejam seperti ini," ujar kakak Anita.
Ia mengatakan, melihat adiknya berlumuran darah dan dengan bantuan polisi, Anita bisa mendapatkan perawatan.
"Ketika saya sampai, saya melihat drah dimana-mana. Perut Anita diiris dan dia mengaku suaminya yang melakukan ini semua. Saya membawanya ke rumah sakit dengan bantuan polisi. Beruntung nyawanya tertolong dan sudah dapat perawatan di RS Safdarjung," ungkapnya.
Baca Juga: Bikin Kandungan Sehat, Berikut 5 Tips Berenang Aman Bagi Ibu Hamil!
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza
-
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut