Suara.com - Penambahan kasus positif Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta kembali meningkat, klaster keluarga mulai bermunculan pasca libur panjang akhir Oktober lalu.
Anggota Tim Pemodelan Covid-19 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia atau FKM UI, Pandu Riono memaparkan bahwa sudah ada 27 klaster keluarga yang terkonfirmasi positif corona per Senin (16/11/2020) kemarin.
Dari 27 klaster keluarga itu terdapat 93 orang yang terkonfirmasi positif corona akibat libur panjang akhir Oktober.
"Peningkatan penularan dalam keluarga atau rumah-tangga sering diabaikan, karena tidak diketahui besarannya. Tim surveilans DKI Dinkes JKT, berhasil melakukan pelacakan kasus dengan baik dan ditemukan klaster rumah tangga dampak liburan cuti bersama," kata Pandu melalui akun twitternya @drpriono1, Selasa (17/11/2020).
93 orang itu tercatat telah melakukan perjalanan ke Aceh, Banten, Jawa Barat (Bodebek), Jawa Barat (Luar Bodebek), Jawa Tengah, dan Lampung.
Beberapa bahkan tercatat secara spesifik pernah pergi ke tempat wisata seperti Taman Safari Bogor (5 orang positif) dan Curug Sentul Bogor (2 orang positif).
"Cegah liburan panjang akhir tahun. @jokowi," ucap Pandu.
Sementara itu, Satgas Covid-19 melaporkan bahwa telah terjadi peningkatan kasus positif corona di Jakarta pada Selasa (17/11/2020) sebanyak 1.037 kasus, 874 sembuh, dan empat orang meninggal dunia.
Baca Juga: Kurang Baik, Kasus Positif Covid-19 Mingguan di Indonesia Naik 17,8 Persen
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?