Suara.com - Program token listrik gratis dari PLN masih berlaku hingga Desember 2020. Jika anda termasuk pelanggan PLN yang berhak mendapatkannya, simak cara akses token listrik gratis berikut ini.
Pemberian token gratis listrik dari pemerintah ditujukan untuk golongan masyarakat uang tidak mampu, khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Stimulus token listrik gratis tersebut akan diberikan dalam bentuk diskon 100 persen dan 50 persen.
Diskon 100 persen alias gratis akan diberikan untuk pelanggan rumah tangga, bisnis kecil, industri, dan sosial kecil dengan daya 450 VA. Sedangkan potongan 50 persen berlaku untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA.
Saat ini sudah memasuki bulan November 2020 ini, itu artinya para pelanggan sudah bisa mulai melakukan klaim token listrik gratis dan diskon 50 persen. Untuk token listrik gratis periode bulan November 2020 ini, sebenarnya sudah bisa diklaim mulai tanggal 1 November 2020 kemarin.
Cara Akses Token Listrik Gratis
Anda dapat mengakses website resmi di portal www.pln.co.id atau www.layanan.pln.co.id. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.
- Pertama, buka laman www.pln.co.id. Setelah membuka laman resmi PLN tersebut, kemudian Anda akan diarahkan ke situs layanan.pln.co.id atau stimulus.pln.co.id.
- Masukkan ID pelanggan/nomor meteran di dalam kolom yang tersedia.
- Kemudian, akan muncul token listrik gratis di layar, dan token listrik gratis tersebut bisa langsung digunakan.
- Masukkan kode token listrik sesuai ID pelanggan yang telah didaftarkan tadi.
- Setelah mendapat token, maka langkah selanjutnya adalah mengisi nomor token listrik ke meteran.
Selain melalui website, Anda juga bisa melakukannya melalui aplikasi WhatsApp dengan cara sebagai berikut ini.
- Pertama, ketik pesan di nomor WhatsApp PLN: 08122-123-123. Kemudian, akan muncul pesan balasan otomatis dari PLN yang berbunyi seperti berikut ini "Halo Electrizen, pemerintah memberikan listrik gratis untuk pelanggan rumah tangga 450 VA & Diskon 50% untuk pelanggan rumah tangga 900 VA Subsidi (sesuai Basis Data Terpadu TNP2K)".
- Ketik angka 1 untuk Info Listrik Gratis/ Diskon Stimulus Covid19.
- Lalu PLN akan minta Anda memasukkan nomor ID pelanggan.
- Setelah itu, tak butuh waktu lama, token gratis dari PLN muncul. Selamat menikmati. Jika tidak muncul, artinya kamu bukan pelanggan yang berhak mendapat subsidi listrik gratis itu.
Langkah-langkah Mengisi Nomor Token Listrik
- Masukkan nomor token listrik yang kamu dapatkan.
- Setelah semua nomor ditekan, maka lanjutkan dengan memencet tanda enter yang terletak di bawah sebelah kanan.
- Jika muncul tulisan "Benar" maka kamu sudah berhasil. Namun jika muncul tulisan "Salah" maka ulangi lagi memasukkan nomor dengan teliti.
Bagaimana cara membedakan pelanggan subsidi dan non-subsidi?
Baca Juga: Kriteria Guru Honorer yang Dapat BLT Gaji Rp 1,8 Juta dan Cara Pencairannya
Dikutip dari akun Instagram PLN, berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk membedakan pelanggan subsidi dan non-subsidi yang perlu diketahui.
1. R1/900VA Subsidi
- Cek struk pembayaran sebelumnya.
- Lihat pada kolom Tarif/Daya.
- Jika tertera R1, maka Anda berhak mendapat keringanan.
2. R1M/900VA Non Subsidi
- Cek struk pembayaran sebelumnya.
- Lihat pada kolom Tarif/Daya.
- Jika tertera R1M, maka Anda tidak berhak mendapat keringanan.
Berikut ini adalah kode yang mendapatkan token listrik gratis dan diskon 50 persen:
- R1/450 VA (Gratis)
- R1T/450 VA (Gratis)
- R1/900 VA (Diskon)
- R1T/900 VA (Diskon)
Demikian cara akses token listrik gratis yang periodenya hingga Desember 2020. Jangan lupa bagikan informasi ini ke teman dan keluarga Anda, ya. Dan selamat mencoba!
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi