Suara.com - Sebuah jembatan penghubung antar desa di Desa Kota Batu, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, pada Jumat (20/11/2020) ambruk setelah kawasan kepulauan terluar di Aceh tersebut diguyur hujan lebat.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun jembatan yang sudah ambruk tersebut tidak bisa dilintasi lagi oleh warga,” kata petugas Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Haslinda Juwita dalam keterangan pers kepada wartawan di Meulaboh, Jumat malam.
Menurutnya, ambruknya sebuah jembatan tersebut disebabkan akibat guyuran hujan yang terjadi secara terus-menerus sepanjang Jumat, sehingga menyebabkan satu unit jembatan ikut ambruk diterjang banjir.
Selain itu, kata Haslinda Juwita, guyuran hujan lebat yang melanda daerah kepulauan ini juga menyebabkan enam desa masing-masing di Desa Suka Karya, Desa Suka Jaya, Desa Air Dingin, Desa Suak Buluh, Desa Kota Batu, Kecamatan Simeulue Timur juga ikut terendam banjir.
Ada pun ketinggian air yang merendam pemukiman warga di kawasan tersebut berkisar antara 20 sentimeter hingga 60 sentimeter, kata Haslinda Juwita menambahkan.
Selain di Kecamatan Simeulue Timur, kata dia, banjir juga merendam pemukiman warga di Desa Gunung Putih, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Aceh.
‘Korban terdampak dan pengungsi di dua kecamatan di Pulau Simeulue, Aceh saat ini masih dalam pendataan,” kata Haslinda Juwita.
Ia juga menegaskan sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam bencana alam di daerah ini, katanya menuturkan. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Alasan Mau Usir Nyamuk, Ayah di Aceh Bakar Wajah Anaknya
Berita Terkait
-
Tak Ada Bantuan, Pengungsi Banjir Cilacap Dirikan Tenda Darurat Mandiri
-
Edi Kamtono Ungkap Penyebab Banjir Pontianak, Ternyata Gara-gara Ini
-
Terseret Banjir Bandang saat Naik Motor, Rudi Tewas, Putrinya Masih Hilang
-
Pemkab Siapkan Lahan 10 Hektare untuk Huntap Korban Banjir Bandang Lebak
-
Banjir Pontianak, Perlu Pengerukan dan Operasikan Pintu Air
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing