Suara.com - Pria bernama Andhika Wira lewat akun TikTok miliknya baru saja bercerita perihal IPK yang ternyata tidak selamanya menjadi penentu kesuksesan seseorang.
Dhika berhasil mematahkan pandangan segelintir orang yang mengangap mahasiswa dengan IPK kecil tidak akan mendapat pekerjaan di perusahaan ternama.
Dalam video yang diunggahnya lewat akun TikTok @dhikasuper, dia mengatakan IPK-nya hanya 2.8 saja. Akan tetapi, dia berhasil bekerja di perusahaan yang diidam-idamkan orang banyak.
Awalnya, Dhika memperlihatkan suasana makan bersama keluarga yang biayanya ditanggung dengan gaji pertama dia.
"Dhika umur 22 tahun diterima di salah satu perusahaan ternama, bisa bayarin makan sekeluarga dari gaji pertama," ungkapnya.
Kendati sudah bekerja di perusahaan ternama, Dhika dalam videonya pun tak menampik bahwa dia sempat insecure sebelumnya.
Dhika dahulu sempat merasa ketakutan nantinya tidak akan mendapat pekerjaan dengan IPK 2.8.
"Dhika dulu yang merasa paling bodoh ketakutan setengah mati gak akan dapat kerja dengan IPK 2.8," sambung Dhika.
Berbekal secuil pengalamannya bisa diterima di perusahaan ternama, Dhika memberi semangat pada siapa saja yang merasa tidak percaya diri dengan IPK-nya.
Baca Juga: Viral Ribut Gegara Tisu, Siapa yang Tinggal di Rumah Harry dan Meghan?
Dhika berdalih, IPK rendah bukan akhir dari segalanya.
"Semangat kalian semua! IPK rendah bukan akhir segalanya," tandas Dhika.
Video kisah pengalaman Dhika viral dan menyedot atensi publik. Hingga artikel ini diterbitkan, video unggahannya telah ratusan ribu kali ditayangkan. Lihat video Dhika di sini.
Tidak hanya itu, unggahan Dhika ini pun dibanjiri berbagai reaksi dari warganet.
"Nama Zikra Khalida pernah dipanggil satu aula dengan nilai terendah di SMA, tapi sekarang lagi scroll TikTok di Amesterdam dengan beasiswa fully funded," balas Anakayahumi ikut menceritakan kisahnya.
"Semangat! Aku juga IP 2,8 alhamdulillah gak lama nganggur dapat kerja. Alhamdulillah bayarin lunch sekeluarga juga dari gaji pertama, sekarang cumlaude S2," timpal Fiwari.
"Yang menentukan masa depan kalian bukan IPK guys, tapi diri kalian sendiri (mindset). Selama kalian punya keyakinan yang kuat dan mau kerja keras," sahut Reza W. Ramadhan.
Usut punya usut, Dhika bisa bekerja di perusahaan ternama berbekal pengalamannya magang di beberapa tempat.
Dhika pernah magang di tiga perusahaan, salah satunya tempat dia bekerja sekarang. Oleh karena Dhika memiliki kemampuan, pihak perusahaan akhirnya memiliki mengangkatnya sebagai pegawai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU