Suara.com - Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara atau Sultra menyampaikan data pasien meninggal akibat virus corona meningkat. Hingga hari ini, Minggu (22/11/2020) pasien corona yang meninggal di Sultra menjadi 95 orang.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal mengatakan, hari ini terdapat satu pasien meninggal berasal dari Kota Kendari.
"Hari ini data pasien meninggal satu orang, laki-laki 76 tahun asal Kendari. Jenazah pasien telah dimakamkan sesuai protokol penanganan Covid-19," kata Rabiul.
Selain terjadi penambahan kasus meninggal, Rabiul juga menyampaikan telah terjadi penambahan kasus positif baru sebanyak 49 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif Covid-19 menjadi 6.088 orang.
"Kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Wakatobi, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Buton Tengah. Kemudian Konawe tujuh orang, Kendari 26 orang, Muna lima orang, dan Kolaka enam orang," ujarnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Sultra itu menuturkan data pasien sembuh juga ada penambahan, tercatat 39 orang, sehingga total pasien Covid-19 sembuh menjadi 4.669 orang.
"Untuk pasien yang sembuh berasal dari dua daerah, yakni Kendari 35 orang dan Muna empat orang," tuturnya.
Sebaran 95 kasus meninggal Covid-19 di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 40 orang, Baubau 15 orang, Kabupaten Muna enam orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Kolaka tiga orang.
Selanjutnya, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang, Bombana dua orang, Buton Selatan dua orang, Konawe Kepulauan dua orang, Wakatobi dua orang, Buton Utara dua orang, Konawe delapan orang, dan Konawe Selatan lima orang. Antara
Baca Juga: Nyaris 500 Ribu Kasus, Pasien Corona di Indonesia Kini Capai 497.668 Orang
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
-
Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta
-
Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!
-
Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU
-
Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari
-
Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang