Foto / News
Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:00 WIB
Petugas melayani warga menukar elpiji 3 kilogram saat operasi pasar elpiji di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/7/2026). [ANTARA FOTO/ Andry Denisah/bar]
Petugas menata elpiji 3 kilogram saat operasi pasar elpiji di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/7/2026). [ANTARA FOTO/ Andry Denisah/bar]
Warga mengambil elpiji 3 kilogram saat operasi pasar elpiji di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/7/2026). [ANTARA FOTO/ Andry Denisah/bar]

Suara.com - Petugas melayani warga menukar elpiji 3 kilogram saat operasi pasar elpiji di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/7/2026). Kelangkaan gas Elpiji menjadi salah satu penyebab inflasi di wilayah Sulawesi Tenggara.

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara mencatat tingkat inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) pada Juni 2026 sebesar 4,68 persen yang disebabkan salah satunya berasal dari komoditas bahan bakar rumah tangga yakni elpiji sebesar 0,34 persen akibat langkanya elpiji 3 kilogram selama bulan Juni 2026 yang menyebabkan kenaikan harga 2-3 kali lipat.

BPS Sulawesi Tenggara mencatat inflasi Juni 2026 juga dipengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, seperti beras, cabai rawit, dan ikan segar. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang utama inflasi daerah.

Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga meningkatkan distribusi elpiji 3 kilogram melalui penyaluran fakultatif dan operasi pasar di sejumlah wilayah untuk menambah pasokan serta menekan lonjakan harga di tingkat masyarakat.[ANTARA FOTO/ Andry Denisah/bar]

Load More