Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya tak bisa begitu saja menginkan anak sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya hal ini harus dapat izin dari orang tua masing-masing siswa.
Riza mengatakan, kondisi perkembangan pandemi dalam dua bulan ke depan menjadi pertimbangan utama. Nantinya orang tua bisa menentukan akan memberikan izin anaknya pergi ke sekolah atau tidak.
"Jadi sekalipun mungkin dibuka tidak berarti anak-anak harus ikut tatap muka. Jadi ada kesempatan wali murid memutuskan yang terbaik," ujar Riza di gedung Perbakin, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (22/11/2020).
Riza juga menyebut nantinya ketika sekolah kembali dibuka, protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 harus diterapkan. Pihaknya akan memastikan segala fasilitas pendukung untuk kesehatan warga sekolah akan disediakan.
"Ada kesiapan sarana prasarana pendukung di setiap Pendidikan, seperti HS, pengecekan suhu, diatur jumlah kapasitasnya tidak boleh lebih dari 50 persen dan sebagainya," jelasnya.
Politisi Gerindra ini juga menyebut pihaknya membuat regulasi yang mengatur pembukaan sekolah. Aturan ini akan membuat pihak sekolah mempersiapkan diri dan mengatur standar beroperasi di tengah pandemi.
"Kami pemprov, Dinas Pendidikan sudah menyiapkan berbagai regulasi jauh-jauh hari tentang dimungkinkannya kalau nanti dimulai tatap muka," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Profil Eyal Zamir, Jenderal Israel yang Bongkar Krisis Personel di Tengah Tekanan Perang
-
Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut
-
Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta
-
AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global
-
Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!
-
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini
-
Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan
-
Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir
-
KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!
-
63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008