Atlet tinju muda akan pulih lebih cepat ketika mendapat pukulan, kata Wagner.
Ini berlaku untuk persendian, otot, dan otak. "Seiring bertambahnya usia, hal-hal ini terus menurun. Refleks dan reaksi melambat, tanpa disadari."
Kemampuan untuk menahan rasa sakit karena pukulan juga menurun. Dari sudut pandang medis, laga kembalinya Tyson melawan Jones harus dibatalkan.
"Pada usia Tyson, tinju umumnya terlalu berbahaya, meskipun dia terlihat sangat fit dalam video pelatihannya," kata Wagner, yang telah menjadi ahli bedah kecelakaan selama lebih dari 40 tahun dan merupakan petugas medis di Bund Deutscher Berufsboxer (BDB).
"Dulu katanya orang di atas 40-an hanya boleh berperang dalam kasus luar biasa. Tapi untuk ini, semuanya harus diperjelas secara medis 100 persen."
Untuk mengilustrasikan apa yang terjadi di dalam tengkorak para petinju, Wagner menggunakan model plastik: "Ambil sebuah apel dan palu dan pukul 20 kali. Apa yang terjadi? Ya, berubah menjadi coklat - dan begitulah yang terjadi di otak," katanya.
Wagner mengakui bahwa perbandingan otak dan apel tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.
"Tapi saya kenal banyak petinju," kata Wagner, "yang terkena demensia pada usia 50, atau hampir 60 tahun, meskipun mereka telah menjalani hidup yang sehat. Kemampuan otak berubah. Demensia dan kerusakan sendi hanyalah kerusakan tambahan dari olahraga tinju.
Terlepas dari risiko kesehatan yang dihadapi Tyson dan Jones, pertarungan ini memiliki poin bagus. Slogan dan simbol gerakan "Black Lives Matter" terpampang di sabuk "Frontline Battle" dari federasi dunia WBC.
Baca Juga: Mike Tyson Siap Hadapi Fury dan Anthony Joshua, Ini Syaratnya
Tyson dan Jones akan bergabung dengan banyak atlet lain yang menggunakan platform mereka untuk membuat pernyataan yang jelas tentang rasisme dan kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam.
Tyson meraih 22 dari 44 kemenangan dengan membuat lawannya KO di babak pertama. Sebagian besar penggemar tinju berharap duel berlangsung lebih lama antara dua veteran tersebut.
Tyson menjadi favorit banyak orang. Terlepas dari bahaya pertarungan ini, Jones akan menikmati duel tersebut.
"Saya suka tinju," katanya. "Jadi jika saya mati dalam tinju, saya mati sebagai orang yang bahagia." (ha/pkp)
Tag
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Ekspor Tanah Jarang PT PMM, Termasuk Pejabat Sucofindo hingga JK
-
Penelitian UI: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Picu Food Waste, Apa Dampaknya?
-
Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa