Suara.com - Donald Trump kembali mengalami kekalahan dalam mengajukan banding atas kekalahan pemilihan presiden Amerika Serikat di negara bagian Pennsylvania.
Menyadur CBS News, Minggu (29/11/2020) Pengadilan Banding Ketiga menolak permintaan kubu Donald Trump untuk membatalkan sertifikasi negara bagian Keystone atas suaranya.
Stephanos Bibas, hakim yang ditunjuk oleh Donald Trump menjelaskan jika argumen kubu Donald Trump tidak ada gunanya. Pennsylvania mengesahkan hasil pemilihannya minggu lalu, dan Administrasi Layanan Umum pemerintah federal telah mengizinkan proses transisi formal berlangsung.
"Pemilu yang bebas dan adil adalah urat nadi demokrasi kita. Tuduhan ketidakadilan itu serius. Tapi menyebut pemilu tidak adil tidak membuatnya begitu. Tuduhan memerlukan landasan khusus dan kemudian bukti. Kami tidak punya keduanya di sini," jelas Bibas.
Secara khusus, kubu Trump keberatan saat menteri luar negeri Pennsylvania dan beberapa kota membatasi pengawasan pada saat proses pemungutan suara dan mengizinkan pemilih untuk memperbaiki jika terjadi masalah teknis dengan surat suara yang sudah masuk. Bibas menolak klaim tersebut.
"Kasus ini bukan tentang apakah klaim tersebut benar. Sebaliknya, kubu Trump mengajukan banding atas dasar yang sangat sempit: apakah Pengadilan Distrik menyalahgunakan kebijaksanaannya untuk tidak mengizinkan kampanye mengubah pengaduannya untuk kedua kalinya. Itu tidak," tulis Bibas.
"... Kampanye juga tidak berhak atas perintah untuk membatalkan sertifikasi suara Pennsylvania. Klaim kampanye tidak memiliki manfaat. Jumlah surat suara yang secara khusus ditantang jauh lebih kecil daripada margin kemenangan sekitar 81.000 suara. Dan tidak pernah mengklaim penipuan atau suara apa pun yang diberikan oleh pemilih ilegal." sambungnya.
Pengacara kampanye Trump Jenna Ellis dan Rudy Giuliani bereaksi terhadap keputusan Bibas di Twitter yang mengklaim hakim menutupi kebenaran.
"Aktivis peradilan di Pennsylvania terus menutupi tuduhan penipuan besar-besaran. Kami sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk menyajikan bukti dan fakta kepada PA badan legislatif negara bagian. Ke SCOTUS! "
Baca Juga: Maradona Wafat, Donald Trump Ucapkan Belasungkawa untuk Madonna?
Awal pekan ini, Trump mengatakan "pemilihan ini harus diputarbalikkan" dan sekali lagi secara keliru mengklaim bahwa dia memenangkan pemilu di Pennsylvania.
Trump membuat pernyataan itu saat mengadakan pertemuan yang diselenggarakan oleh Partai Republik di negara bagian tersebut.
Pada Hari Thanksgiving, Trump mengatakan bahwa dia akan meninggalkan Gedung Putih jika Biden memenangkan pemungutan suara Electoral College bulan depan.
"Biden dapat memasuki Gedung Putih sebagai Presiden jika dia dapat membuktikan bahwa '80.000.000 suara 'yang konyol itu tidak diperoleh secara curang atau ilegal. Ketika Anda melihat apa yang terjadi di Detroit, Atlanta, Philadelphia & Milwaukee, penipuan pemilih besar-besaran, dia mendapat masalah yang tak terpecahkan!" cuit Trump di akun Twitternya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize
-
5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal
-
Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan
-
Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna
-
Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi
-
BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI
-
KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami
-
Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?
-
Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium
-
Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending