Suara.com - Seorang selebgram sekaligus foodtraveler berinisial YF menjadi bulan-bulanan publik lantaran menjadikan insiden kematian selebgram AW sebagai konten.
Akun Twitter @beef3yaki membagikan sejumlah foto tangkapan layar unggahan Instastory Yusi lewat akun Instagram @yu*********6 yang mempromosikan akan mengunggah video detik-detik selebgram AW bunuh diri di Bali beberapa waktu lalu.
Belakangan unggahan berisi pengumuman dan video detik-detik kematian AW telah dihapus dari akun Instagramnya.
Dalam Instastory, YF menawarkan video detik-detik saat AW bunuh diri dari lantai 4 sebuah hotel.
"Selebgram cantik bunuh diri karena putus cinta. Saya ada video pas jatuh, yang mau bisa DM," tulis YF seperti dikutip Suara.com, Selasa (1/12/2020).
Tak sampai di situ, ia juga mengunggah foto cuplikan video yang didapatnya itu. Foto tersebut menampilkan seorang wanita tergeletak di tengah jalan.
"Serius aku beneran ada video lengkapnya. Ini aku lagi susun, kalian bisa nonton full di TikTok aku bentar lagi," ungkapnya.
Setelah video tersebut diunggah, YF mengumumkan telah menghapus video tersebut karena mendapatkan kritik dari banyak orang.
Ia mengaku alasan mengunggah video tersebut hanya untuk memenuhi rasa penasaran publik terkait kematian selebgram AW.
Baca Juga: Selebgram Cantik Bunuh Diri Karena Putus Cinta, Apa Kata Psikolog?
"Awalnya aku mikir cuma buat penuhi rasa penasaran aku dan kawan-kawan semua saja sih, karena emang enggak ada dimana-mana videonya dan aku bisa dapat. Tapi ya sudah aku ngalah saja, karena enggak bisa semua terima itu. Maaf ya aku hapus, enggak enak soalnya," tutur YF.
Dalam Instastory selanjutnya, YF juga menanyakan kepada para pengikutnya di Instagram mengenai tanggapan mereka usai melihat video tersebut.
"Kalian mau lihat video yang di take down IG dan TikTok. Enggak parah sebnarnya, sudah aku hitam putihin juga. Ini aku letak di story saja, cuma di bagian ujung aku tutup dikit ya. Menurut kalian videonya gimana?" ungkap YF.
Aksi selebgram YF yang menjadikan detik-detik kematian AW tersebut menuai kecaman keras dari publik. Banyak warganet kesal karena YF dinilai memanfaatkan momen kesedihan orang lain demi konten.
Tak sedikit juga warganet yang melaporkan akun milik YF agar diblokir oleh Instagram karena dianggap membagikan konten tak layak.
"Kayaknya hobi banget mempublikasikan penderitaan orang," kata @lat0ss.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan