Suara.com - Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk menangkap empat remaja yang terlibat aksi tawuran dengan menggunakan cairan air keras. Aksi tawuran tersebut terjadi di Gang Asem, Kedoya, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Yudi Adiansyah mengatakan, selain menggunakan cairan air keras para pelaku juga mempersenjatai diri dengan senjata tajam jenis celurit.
"Total pelaku ada empat orang ini, satu ngebacok, satu nyiram pakai air keras, dua lempar batu," kata Yudi kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).
Sementara itu, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Robinson menuturkan peristiwa tawuran tersebut berawal atas adanya aksi saling ejek di media sosial antara kedua kelompok. Sampai pada akhirnya, mereka sepakat bertemu untuk melakukan tawuran.
"Mereka bertemu di Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat di Gang Asem," ujar Robinson.
Akibat aksi tawuran itu, satu orang mengalami luka hingga dilarikan ke RSUD Cengkareng. Kekinian, polisi pun masih berupaya mengejar beberapa pelaku yang masih buron.
"Pelaku ada enam orang yang sudah berhasil diamankan oleh polsek empat orang dan dua orang masih dalam daftar pencarian," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Kecelakaan Beruntun di Rawa Buaya: Truk Kontainer Tabrak Motor dan Mobil, Dua Terluka
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing