Suara.com - Pemerintah Kota Solo akan memberlakukan wajib karantina bagi pendatang yang masuk ke kota itu mulai 15 Desember 2020. Setiap orang luar yang datang ke Solo nanti akan dikarantina di Benteng Vastenburg guna mencegah penyebaran Covid-19.
“Pembatasan kegiatan masyarakat masih kami lakukan. Kami akan mulai karantina mandiri pendatang per 15 Desember. Sedangkan penambahan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, yakni tidak memakai masker dan berkerumun mulai berlaku sejak 10 Desember,” kata Sekretaris Daerah yang juga Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani kepada Solopos.com --jaringan Suara.com, Minggu (6/12/2020).
Sebelumnya, Pemkot Solo berencana memfungsikan bangunan Benteng Vastenburg untuk tempat karantina bagi perantau yang pulang kampung ke Solo.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengakui karantina di Benteng Vastenburg bagi pendatang tidak akan senyaman di Graha Wisata Niaga maupun Dalem Joyokusuman.
Dua tempat itu saat ini dipakai Asrama Brimob, sedangkan Dalem Priyosuhartan untuk karantina tenaga kesehatan yang menangani pasien corona. Meski tidak nyaman, karantina di Benteng Vastenburg mesti dilakukan demi menekan jumlah kasus Covid-19.
Libur panjang Natal dan Tahun Baru menimbulkan kekhawatiran akan terjadi ledakan lagi jumlah kasus Covid-19. Seperti saat libur panjang Maulud Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu.
Selain karantina bagi pemudik yang masuk Kota Solo, Pemkot juga akan meningkatkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Pelanggaran itu misalnya tidak memakai masker saat beraktivitas luar rumah, berkerumun, dan lain-lain.
Sanksinya yakni membersihkan parit Benteng Vastenburg selama sehari atau delapan jam. Sebelumnya, pelanggaran ini hanya berbuah sanksi membersiahkan sungai selama 15 menit.
Dengan sanksi yang lebih berat ini, Pemkot berharap kesadaran masyarakat akan lebih berdisiplin menerapkan protokol kesehatan.
Langkah lain yang disiapkan Pemkot Solo untuk menekan penambahan kasus Covid-19 adalah menjadikan Asrama Haji Donohudan sebagai lokasi isolasi pasien positif Covid-19 tanpa gejala.
Baca Juga: Asrama Haji Donohudan, Per Hari Ini Siap Jadi Tempat Isolasi Terpusat
Usulan tersebut sudah mendapat persetujuan Gubernur Jateng. Saat ini tengah persiapan sarana dan prasarana untuk tempat isolasi di asrama haji yang masuk wilayah Boyolali itu. Nantinya tempat ini untuk isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala dari wilayah Soloraya.
Berita Terkait
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
-
Sempat Live Bareng Bigmo Saat Penetapan Tersangka, Ini Kata Wali Kota Solo
-
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
-
Tak Gentar Dijadikan Tersangka dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Senggol Gibran
-
Beda dengan Pati, PBB di Solo hampir Naik 400 Persen di Era Gibran
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan