Suara.com - Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 di Kelurahan Gading, Tanjungbalai, Sumatera Utara, terendam banjir kiriman dari hulu Sungai Asahan, Rabu (9/12/2020). Saat banjir datang, warga tengah melaksanakan pemungutan suara Pilkada Tanjungbalai 2020.
Ketua KPPS 6 Syarwaluddin mengatakan sebelumnya TPS itu tidak terendam banjir, namun Rabu dinihari intensitas air meningkat dan merendam lokasi TPS yang berlokasi di Jalan Singosari, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar itu.
"Semalam sore masih aman. Air naik mulai sekira pukul 05.00 WIB subuh tadi hingga pada posisi pukul 09.00 TPS ini mulai terendam," kata Syarwaluddin.
Sementara Ketua PPK Kecamatan Datuk Bandar Jumadi menjelaskan bahwa di wilayah kerjanya terdapat 71 TPS. Dari jumlah tersebut, beberapa TPS sudah digeser/pindahkan sebagai upaya mengantisifasi terendam banjir.
Menurut Jumadi, TPS yang dipindahkan ke tempat lebih tinggi adalah TPS 2, TPS 12 dan 13 Kelurahan Pahang, serta TPS 10, 12 dan 14 Kelurahan Gading.
"Hingga saat ini, hanya TPS 6 Gading yang terendam. Sejumlah TPS lainnya hanya dikelilingi banjir kiriman," katanya.
Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 6 Gading yang tampak "terapung" itu tercatat sebanyak 404 pemilih yang akan menggunakan hak suaranya.
Petugas KPPS yang bertugas dan pemilih yang hadir tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (Antara)
Baca Juga: Ada KPPS di Bantul Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, KPU Lakukan Hal Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun
-
Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik
-
La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik
-
Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi
-
Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN