- Pansus DPRD DKI Jakarta meninjau TPST Bantargebang pada Selasa, 21 April 2026, untuk mendorong percepatan pembenahan pengelolaan sampah.
- DPRD berkomitmen mendukung pembiayaan audit dan perbaikan lingkungan melalui alokasi anggaran dalam APBD Perubahan 2026 serta RAPBD 2027.
- Dinas Lingkungan Hidup sedang menuntaskan lima sisa rekomendasi audit dari total 37 poin guna mengatasi sanksi administratif pemerintah.
Suara.com - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta melakukan peninjauan langsung ke TPST Bantargebang guna memastikan percepatan pembenahan lokasi pada Selasa (21/4/2026).
Kunjungan lapangan yang dilakukan bersama jajaran Komisi D tersebut menjadi momentum penegasan komitmen legislatif dalam mendukung perbaikan melalui fungsi anggaran.
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, menyebut insiden longsor yang memakan korban jiwa di TPST Bantargebang merupakan sebuah peringatan yang sangat serius.
"Adanya korban jiwa menjadi peringatan bagi semua pihak untuk segera melakukan perbaikan," ujar dia, mengutip laman resmi DPRD DKI Jakarta.
Ke depan, DPRD akan mencermati secara saksama seluruh kebutuhan di lapangan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026 dan RAPBD 2027.
"Kami akan menyelaraskan kebutuhan Dinas Lingkungan Hidup dengan kebijakan anggaran DPRD dalam beberapa tahun ke depan," terang Judistira.
Langkah akselerasi ini diambil mengingat TPST Bantargebang saat ini tengah menghadapi sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Adapun sanksi tersebut mencakup paksaan pemerintah tanpa denda, kewajiban audit lingkungan, hingga proses penyidikan terkait dugaan tindak pidana lingkungan.
Berdasarkan paparan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, proses audit lingkungan telah rampung pada Januari 2026 dengan menghasilkan 37 butir rekomendasi.
Baca Juga: Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024
Rekomendasi tersebut mencakup berbagai aspek fundamental, mulai dari pencegahan, penanggulangan, hingga upaya pemulihan lingkungan.
Judistira menegaskan, ketersediaan anggaran menjadi kunci utama agar seluruh rekomendasi pembenahan tersebut dapat berjalan dengan optimal.
"Kami memiliki fungsi anggaran dan akan mendukung kebutuhan tersebut," ucapnya.
Sementara itu, Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengungkapkan bahwa sebagian besar temuan dari audit sebenarnya telah ditindaklanjuti.
Pihak dinas mencatat masih tersisa lima temuan yang kini sedang dalam proses penyelesaian agar memenuhi standar yang ditetapkan.
"Sebanyak 32 temuan sudah ditindaklanjuti," klaim Dudi.
Dari sinergi dengan DPRD, DLH DKI berharap ke depan dapat mempercepat penyelesaian sisa temuan demi pengelolaan sampah yang lebih baik.
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024
-
PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?
-
Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP
-
Kadis LH Jadi Tersangka Longsor Bantargebang, Rano Karno: Ini Konsekuensi yang Harus Dipikul
-
Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL