Suara.com - Meghan Markle kembali dicela karena melakukan hal kontroversial yang dianggap ingin menyaingi Ratu Elizabeth II. Kali ini, istri Pangeran Harry akan meluncurkan ajang penghargaan melalui badan amal mereka, Archewell.
Menyadur Express Rabu (09/12), skema penghargaan milik Meghan Markle terlihat seperti ajang yang sama yang sudah dilakukan keluarga kerajaan sebelumnya.
Meghan Markle melalui Archewell akan memberi penghargaan kepada orang-orang atas upaya mereka dalam layanan amal, pendidikan, sains, sastra, keadilan rasial, kesetaraan gender, kepedulian lingkungan, pemberdayaan pemuda, kesehatan dan kesehatan mental.
Sekretaris pers Archewell, Toya Holness mengatakan tudingan untuk menyaingi Ratu Elizabeth II adalah tidak benar.
"Kami berharap dapat berbagi lebih banyak tentang pekerjaan Archewell dalam beberapa minggu ke depan, tetapi saran apa pun yang dimaksudkan untuk menyaingi daftar penghargaan Inggris adalah salah."
Sementara itu, penggemar kerajaan menanggapi sinis penghargaan yang diinisiasi oleh Meghan Markle ini. Mereka ramai-ramai menyebut rencana ini sebagai lelucon.
"Mengapa? Siapa mereka untuk memberikan penghargaan. Mereka jelas tidak tahu bahwa mereka bukan lagi bangsawan. Begitu putus asa untuk relevansi mengalahkan Ratu?"
"Pasangan bangun terakhir yang membuat saya sakit ini akan mencoba dan menyaingi Ratu Elizabeth II dengan upacara penghargaan mereka sendiri. Ini membuatku sakit."
Pembawa acara 'Good Morning Britain', Piers Morgan juga menumpahkan kata-kata senada ketika on air. Ia bahkan berkata dengan pedas bahwa pasangan ini merusak privasi mereka sendiri.
Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi, Penghargaan Sosok Inspiratif Mensos Juliari Dicabut
"Apakah kalian pernah menemukan pasangan yang lebih merusak privasi mereka sendiri, selain Meghan dan Harry?"
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK