Suara.com - Sebuah unggahan video di akun Twitter @dark_anger1 memperlihatkan kendaraan mobil pikap mengalami kecelakaan. Peristiwa itu diklaim terjadi di Kota Metro, Provinsi Lampung.
“Hati-hati dalam berkendaraan di musim hujan yang licin! Menurut kabar dari WAG, peristiwa tragis ini terjadi di daerah Metro, Lampung,” tulis keterangan dalam takarir unggahan tersebut.
Dalam rekaman itu, tampak mobil pikap melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan hilang kendali setelah mencoba mengerem.
Diketahui jalanan tersebut baru saja dijatuhi longsoran tanah saat hujan, hingga membuatnya licin.
Rekaman video yang diunggah pada Selasa (24/11/2020) lalu oleh akun Twitter @Dark_Anger1 telah ditonton lebih dari 1700 kali.
Lantas, benarkah berita tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, klaim tempat kecelakaan di akun Twitter @dark_anger1 adalah hoaks alias palsu.
Merujuk penjelasan akun Twitter @Pendakilawas dan @Visit_ngawi, kejadian itu ada di Desa Argosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Senin (23/11/2020).
Kedua akun ini menuturkan kecelakaan itu terjadi akibat jalanan licin dan ban mobil pikap yang selip.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Mahasiswa UIR Demo Menuntut Presiden Jokowi Lengser?
Akun @Pendakilawas turut mengingatkan kepada warga yang hendak turun dari Gunung Semeru agar membawa kendarannya dengan lebih hati-hati.
Tak hanya itu, diketahui kendaran tersebut berpelat N yang berlaku untuk sejumlah daerah di Jawa Timur, yakni kota Malang, Pasuruan, Probolinggo, Batu, dan Lumajang. Karenanya, hal itu sesuai dengan klaim dari kedua akun tersebut.
Selain itu, pemberitaan ini juga telah diunggah oleh Suara.com pada Selasa (24/11/2020) yang menjelaskan bahwa kecelakaan itu terjadi di Dusun Gedok, Desa Argosari, Kec. Senduro, Kab. Lumajang, Jawa Timur.
KESIMPULAN
Berdasarkan uraian di atas, disimpulkan klaim kecelakaan itu berada di daerah Metro, Lampung adalah salah. Cuitan pada akun @Dark_Anger1 adalah hoaks.
Catatan Redaksi: Pemeriksaan data dalam artikel cek fakta ini dilakukan oleh Gabriella Amanda, mahasiswi Universitas Media Nusantara.
Berita Terkait
-
Warga Kunjungi Bekas Erupsi Gunung Semeru
-
Video Haikal Hassan Tuai Sindiran Netizen, #BoikotJNE Jadi Trending Topic
-
CEK FAKTA: Benarkah Mahasiswa UIR Demo Menuntut Presiden Jokowi Lengser?
-
Asyik Mandi Bersama Teman, Bocah 8 Tahun Dimangsa Buaya Hingga Tewas
-
Singgung Tugas Negara, Tengku Zul Minta Buka Identitas Penembak Laskar FPI
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir
-
Divonis 10 Tahun, Akankah Nadiem Dapat Amnesti dari Prabowo?
-
Percepat Pembangunan Huntap, Kasatgas Tito Dukung Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB
-
'Saya Malu', Pengakuan Gus Irfan soal Kondisi NU Jelang Muktamar 2026
-
Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat
-
Bukan Negara Vigilante: Mengapa Penyekapan Karyawan di Senen Berlangsung 21 Hari Tanpa Terdeteksi?
-
Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
-
Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar
-
Momen Hangat di Istana, Presiden Belarus Hadiahi Prabowo Pena Emas
-
Skandal Korupsi MBG: Kejagung Ungkap Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Proyek Motor BGN