Suara.com - Nama perusahaan ekspedisi JNE tengah menjadi perbincangan warganet di jejaring akun media sosial Twitter.
Bahkan, tagar Boikot JNE menjadi trending topic pada Santu (12/12/2020).
Usut punya usut, tagar tersebut muncul setelah akun resmi Twitter JNE @JNE_ID mengunggah ucapan selamat ulang tahun dari Haikal Hassan.
Padahal, video tersebut telah diunggah beberapa hari yang lalu yaitu pada Jumat (4/12/2020) lalu. Bukan hanya Haikal Hassan yang mengucapkan selamat ulang tahun, ada beberapa pejabat dan politisi yang juga menyampaikan ucapan tersebut.
Dalam video tersebut, Haikal Hassan memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada JNE.
"Assalamulaikum untuk sahabat saya dan seluruh keluarga besar JNE, saya Haikal Hassan mengucapkan selamat milad ke-30 dan tetaplah berada dalam sebuah kebaikan yaitu men-deliver keberkahan, men-deliver kemaslahatan umat, itu lah misi JNE,” kata Haikal dalam video yang tersebar di media sosial.”Dari saya Haikal Hassan sekali lagi Insyaallah kita akan ketemu dalam waktu yang tidak terlalu lama dari sini. JNE maju terus, jaya terus dan tetap men-deliver keberkahan dari Allah SWT,” kata Haikal Hassan dalam video, dikutip Hops.id--jaringan Suara.com.
Namun, rupanya video tersebut malah mendapatkan komentar negatif dari warganet.
Banyak warganet yang menyebut tentang radikalisme.
"Bagi gue NKRI itu harga mati nggak bisa di tawar-tawar lagi, dan nggak ada istilahnya untuk merangkul kelompok radikal yang justru memusuhi pemerintahan yang sah dan memecah belah bangsa. Maka dari itu gue #BoikotJNE," cuit akun @anakba****.
Baca Juga: Bikin Rumah Sebelum Umur 30, Apa Bisa? Berikut Respons Warganet
Bahkan, ada warganet yang sampai menonaktifkan jasa JNE sebagai metode pengiriman.
"Mulai sekarang #BoikotJNE krn dananya dipakai utk mendanai ustad-ustad kadrun. Bagi seller non aktifkan pengiriman melalui JNE, masih banyak ekpedisi lain yang bukan pengkianat bangsa. #JNEKadrun," tutur akun @Petru****.
JNE Hapus Video Haikal Hassan
Menanggapi hal tersebut, pihak JNE pun langsung menghapus video Haikal Hassan.
Pihaknya mengatakan tetap merangkul semua kalangan warga di Indonesia dan tidak hanya memihak kelompok mana pun.
"Untuk semua warga twitter, JNE merangkul semua warga Indonesia, dan berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," kicau akun @JNE_ID.
Berita Terkait
-
Singgung Tugas Negara, Tengku Zul Minta Buka Identitas Penembak Laskar FPI
-
6 Laskar FPI Meninggal, Gus Sahal: Bukan Mati Syahid, Tapi Mati Jahiliyah
-
Bikin Rumah Sebelum Umur 30, Apa Bisa? Berikut Respons Warganet
-
Tagar #BoikotJNE Trending di Twitter, Akun JNE Hapus Video Haikal Hassan
-
Konspirasi Baru! Foto Dunia Melengkung di Tiang Listrik Viral di Twitter
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger