Suara.com - Letjen (Purn) Johannes Suryo Prabowo baru saja dilantik oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menjadi Ketua Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), Senin (14/12/2020).
Pelantikan pejabat di KKIP tersebut didasarkan atas Keputusan Ketua Harian KKIP Nomor KEP/92/KKIP/XI/2020 tanggal 27 November 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan KKIP.
Seiring dengan penunjukkan tersebut, Suryo Prabowo mengatakan, tidak sedikit pihak yang kemudian uring-uringan dan mencelanya.
Hal itu disampaikan oleh Suryo Prabowo lewat jejaring Instagram pribadinya, Selasa (15/12/2020).
Suryo Prabowo tampak tidak mengerti alasan dibalik segelintir orang menyinyirinnya yang baru saja ditunjuk mendampingi Menhan Prabowo Subianto.
"Salahnya dimana? Saya purnawirawan TNI ditugasi untuk membantu Menhan membangun pertahanan negara agar semakin kuat dan kelak bisa memiliki kemampuan industri pertahanan yang mandiri," kata Suryo Prabowo seperti dikutip Suara.com.
Lebih lanjut, Suryo Prabowo seperti terheran-heran karena jabatan baru yang diembannya mendatangkan nyinyiran dari segelintir orang.
Bahkan, Suryo Prabowo mengklaim ada pihak yang mendoakan agar dirinya dilaknat oleh Tuhan.
"Lah kok ini malah ada yang uring-uringan, nyinyir dan mendoakan saya agar dilaknat oleh Allah," ujar Suryo Prabowo.
Baca Juga: Profil Suryo Prabowo Terlengkap
Menanggapi omongan miring tentang dirinya, Suryo Prabowo mengaku tidak terlalu ambil pusing.
"Merasa kalah itu memang menyakitkan walau tidak berdarah. Oleh karena itu sebaiknya jangan terlalu dinikmati ya, plis," tukas Suryo Prabowo.
"Tapi kalau masih nyesek juga dan dada terasa hampa, silakan lanjutkan nyinyir, mamaki-maki, atau bahkan mengutuk agar bisa merasa plong," tandasnya.
Siapa Sosok Suryo Prabowo?
Profil Suryo Prabowo dicari-cari publik setelah dirinya diangkat menjadi Ketua Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Johannes Suryo Prabowo lahir di Kota Semarang, Jawa Tengah. Suryo Prabowo adalah seorang tokoh militer dan politisi Indonesia.
Suryo Prabowo pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (1 April 2011-30 Juni 2012) dan Wakil Gubernur Timor Timur (1998). Alumni AKABRI tahun 1976 ini menyandang penghargaan Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama sebagai taruna lulusan terbaik.
Karier Suryo Prabowo di tahun 2020 terus menjadi sorotan. Awal tahun ini, Letnan Jenderal (Purn) Johannes Suryo Prabowo bersama dengan Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin ditunjuk menjadi penasehat khusus Menhan Prabowo Subianto.
Pengalaman keduanya di bidang pertahanan menjadi salah satu alasan Prabowo untuk menjadikan mereka penasehat khusus. Saat itu, Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan Suryo belum memiliki jabatan resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir