Suara.com - Terdengar kabar Presiden Jokowi akan me-reshuffle beberapa kabinet dalam waktu dekat.
Sejumlah nama diprediksi akan mengisi jabatan-jabatan menteri yang kosong setelah tersandung kasus korupsi. Di antaranya, Menteri Sosial dan Menteri Kelautan dan Perikanan.
Bersamaan dengan isu tersebut, berikut nama yang digadang-gadang akan menduduki jabatan tersebut.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini disebut berpeluang menjadi Menteri Sosial. Kader dari Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) bahkan sudah berada di Jakarta dan bertemu presiden hari Senin (22/12/2020) ini.
Sebelum menjabat sebagai wali kota, Risma pernah menduduki posisi sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Di bawah kepemimpinannya, Surabaya kini menjadi kota yang bersih dan asri. Bahkan kota yang mendapat sebutan Kota Pahlawan ini berhasil meraih Piala Adipura 2011 untuk kategori kota metropolitan.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menjadi salah satu kandidat nama yang masuk dalam reshuffle kabinet.
Sandiaga Uno disebut sebagai kandidat terkuat menjabati Menteri Kelauatan dan Perikanan. Apalagi sebelumnya posisi tersebut dipegang oleh kader Partai Gerindra, kemungkinan Presiden Jokow tidak akan mengganti posisi tersebut di luar kader parpol sebelumnya.
Baca Juga: Gonjang Ganjing Reshuffle Menteri Jokowi, Nama Sandiaga Uno Muncul Lagi
Menanggapi isu tersebut, Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian tidak menjawab lugas. Kawendra yang pernah menjadi juru bicara Sandiaga hanya berharap dan berdoa Jokowi menempatkan orang yang cocok di posisi yang tepat.
"Kami doakan yang terbaik untuk bangsa ya. Dan biarkan pak presiden menggunakan hak prerogratifnya untuk memilih putra-putri terbaik negeri ini untuk menempati posisi yang tepat," ujar Kawendra dihubungi Suara.com, Selasa (22/12/2020).
Mantan Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo sedang ramai diperbincangkan. Dia dinilai akan mengisi jabatan sebagai Menteri Sosial.
F.X Hadi Rudyatmo merupakan politikus yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia merupakan pasangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Solo bersama Joko Widodo periode 2005-2010 dan 2010-2012.
Pengamat politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto menilai Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo layak mengisi posisi Menteri Sosial (Mensos) yang saat ini lowong.
Tag
Berita Terkait
-
Biodata Tri Rismaharini yang Diisukan Bakal Jadi Menteri Sosial
-
Gonjang Ganjing Reshuffle Menteri Jokowi, Nama Sandiaga Uno Muncul Lagi
-
Santer Calon Kuat Menteri Jokowi, Gerindra Bocorkan Kelebihan Sandiaga Uno
-
Sandiaga Uno Masuk Kabinet Jokowi? Gerindra: Kami Doakan yang Terbaik
-
Isu Reshuffle Kabinet, Jokowi: Tak Serius Saya Copot di Tengah Jalan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid