Suara.com - Isu Menteri Kesehatan (Menkes) akan diganti dalam kabinet Indonesia Maju Joko Widodo kian ramai dibicarakan. Budi Gunadi Sadikin dirumorkan akan menjadi Menkes. Siapa sosok Budi Gunadi Sadikin? Simak profil Budi Gunadi Sadikin selengkapnya.
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto yang sedang menjabat diisukan akan diganti oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin. Untuk itu, mari kita berkenalan dengan profil Budi Gunadi Sadikin selengkapnya.
Budi Gunadi Sadikin Seorang Profesional Perbankan
Budi Gunadi Sadikin terkenal di dunia perbankan. Dia adalah sosok bankir senior. Budi Gunadi Sadikin diangkat menjadi Wamen BUMN pada Oktober 2019. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, reputasi Budi sebagai bankir diharapkan dapat mengangkat BUMN lebih baik di kancah global.
Awal Karier dan Pendidikan Budi Gunadi Sadikin
Pria kelahiran 8 Juli 1964 ini berlatar belakang pendidikan Sarjana Fisika Nuklir lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Perjalanan kariernya di mulai tahun 1988 dengan menjadi Staff Teknologi Informasi IBM Asia Pasifik, Tokyo, Jepang. Setelah itu, Budi dipindah ke IBM Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai System Integration & Professional Services Manager.
Kemudian karier Budi Gunadi Sadikin berlanjut di Bank Bali dengan beberapa jabatan sebagai General Manager Electronic Banking wilayah Jakarta dan Chief General Manager Human Resources hingga 1999.
Jejak Karier Budi Gunadi Sadikin
Profil Budi Gunadi Sadikin cukup kuat dengan latar belakang sebagai peraih gelar sarjana di Bidang Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1988. Dia sosok yang bersertifikat Chartered Financial Consultant (CHFC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute (2004).
Baca Juga: Nilai Terawan Layak Diganti, Epidemiolog UI: Menkes Tidak Perlu Dokter
Berikut adalah jejak karir Budi Gunadi Sadikin yang membuatnya layak dipertimbangkan menduduki posisi Menteri Kesehatan.
- Budi sempat menjadi Staf Teknologi Informasi di IBM Asia Pasifik, Tokyo, Jepang (1988–1994).
- General Manager Electronic Banking - Chief GM Jakarta - Chief GM HR PT Bank Bali Tbk (1994–1999)
- Senior VP Consumer dan Commercial Banking ABN Amro Bank Indonesia & Malaysia (1999–2004).
- Executive VP Consumer Banking PT Bank Danamon Tbk (2004–2006)
- Direktur of Micro and Retail Banking PT Bank Mandiri Tbk (2006–2013)
- Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (2013–2016)
- Staf Khusus Menteri BUMN (2016–2017).
- Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 (sejak 2019)
Kekayaan Budi Gunadi Sadikin Fantastis
Harta kekayaan Budi tercatat dalam situs LHPKN KPK. Berdasarkan situs tersebut, Budi melaporkan harta kekayaan miliknya yang mencapai Rp 143.848. 457.242. Harta kekayaan tersebut dilaporkan Budi pada 1 April 2019, untuk periodik 2018, tatkala Budi masih menjabat sebagai memimpin Inalum.
Budi memiliki harta kekayaan tak bergerak berupa tanah dan bangunan mencapai total Rp 70 miliar. Aset bangunan dan tanah itu tersebar di wilayah Jakarta Selatan, Bekasi, dan Bandung Jawa Barat.
Kemudian, Budi juga memiliki sejumlah kendaraan mewah yang nilainya mencapai Rp 1.275.000.000. Kendaraan mewah itu berupa mobil Toyota Alphard tahun 2010 senilai Rp 250 juta, mobil Mercedez Benz E 300 tahun 2012 senilai Rp 500 juta, mobil Mini Cooper Sedan tahun 2012 senilai Rp 350 juta, dan mobil Mazda 2 All New Skyactiv R tahun 2015 senilai Rp 175 juta.
Selanjutnya, eks Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3.030.000.000. Untuk surat berharga Rp 63.951.129.355, dan setara kas senilai Rp 5.592327.887. Budi pun tak memiliki utang dalam laporan harta terakhirnya. Sehingga total kekayaan Budi mencapai Rp 143.848.457.242.
Demikian profil Budi Gunadi Sadikin secara singkat. Jejak karirnya memperlihatkan kemampuan kepempimpinannya di perusahaan-perusahaan papan atas. Mungkinkah dia dapat menjadi Menteri Kesehatan (Menkes)?
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar
-
Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis