Suara.com - Seorang pria tega membunuh sepupunya yang tengah menjalani pertukaran pelajar di Austria setelah ditolak pernyataan cintanya saat pesta menyambut Natal dan Tahun Baru.
Menyadur Daily Mail, Jumat (1/1/2021) korban yang diketahui bernama Eny Aguilar sedang menjalani pertukaran pelajar bersama saudara perempuannya.
Korban tinggal bersama suami saudara perempuannya dan putrinya di desa Leonding, Austria. Mereka adalah sepupu dari pelaku yang diidentifikasi Gabrielle.
Kisah tersebut bermula ketika pelaku diundang untuk mengunjungi korban saat liburan Natal dan Tahun Baru di rumahnya.
Setelah bertemu, pelaku mengaku jatuh cinta pada wanita berusia 25 tahun tersebut dan menyatakannya saat pesta keluarga.
Namun, korban menolak pernyataan cinta pelaku dan mengatakan kepadanya bahwa dia sudah punya pacar dan tidak tertarik untuk memulai hubungan baru.
Setelah penolakan tersebut, pelaku dilaporkan memberi tahu polisi bahwa dia ingin "bergerak", dan satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan menghabisinya.
Pelaku mengatakan kepada polisi bahwa dia telah mencekiknya dengan tangan kosong dan kemudian menikamnya berulang kali dengan pisau dapur di ruang bawah tanah.
Insiden pembunuhan tersebut terjadi di rumah korban saat anggota keluarga lainnya menikmati pesta Natal di lantai atas.
Baca Juga: Aksi Teror di Wina, Menteri Austria Sebut Ada Keterlibatan Teroris Islamis
Setelah menghabisi Eny, pelaku kemudian kembali ke lantai atas dan menemui saudara perempuan korban dan membujuknya untuk ke lantai bawah tanah.
Ketika dia membujuknya ke ruang bawah tanah, dia diduga memukul kepalanya dan kemudian mencoba mencekiknya tetapi suaminya mendengar keributan. Ia bergegas turun dan berhasil mendorong pelaku.
Putrinya yang berusia delapan tahun, melihat ayahnya dan pelaku itu berkelahi, bergegas ke sebelah dan membunyikan alarm.
Singkatnya, pelaku berhasil dibekuk dan langsung diikat dengan kabel. Dia sekarang ditahan atas tuduhan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau