Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkap makna di balik jaket biru yang diberikan Presiden Jokowi kepada 6 menterinya saat pengumuman reshuffle kabinet, Selasa (22/12/2020) lalu.
Sandiaga Uno menjelasan dengan cukup detail filosofi demi filosofi dari jaket biru yang sempat hangat diperbincangkan masyarakat ini.
Filosofi jaket biru tersebut disampaikan oleh Sandiaga Uno lewat sebuah video yang dibagikan di akun Instagram miliknya, Sabtu (2/1/2021).
Sandiaga Uno pertama menerangkan soal pemilihan warna biru yang katanya tidak sembarangan karena melambangkan sejumlah simbol positif.
"Ini adalah simbol, biru adalah simbol kerja keras, biru adalah simbol kerja cepat, biru adalah simbol integritas," kata Sandiaga Uno dikutip Suara.com.
Kemudian, Sandiaga Uno menjelaskan soal filosofi di balik pemilihan jenis jaket yang diberikan oleh Presiden Jokowi.
Sama halnya dengan warna, kata Sandiaga Uno ada makna dibalik pemilihan jenis jaket all weather yang menandakan para menteri harus siap dalam kondisi apapun.
"Dan ini bentuknya adalah bentuk jaket yang all weather, termasuk jaket hujan. Jadi kita tetap bekerja dalam situasi apapun juga, dan ini harus mengingatkan kita untuk siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," imbuh Sandiaga Uno.
Lebih lanjut, Sandiaga Uno mengaku mendapatkan banyak pertanyaan perihal tempat pembelian jaket biru tersebut.
Baca Juga: Perkembangan Meminang Tesla, Menteri BUMN Agendakan Februari 2021
Meski begitu, Sandiaga Uno enggan memberi tahu karena dia menantang para pelaku usaha kreatif untuk membuat jaket seperti itu. Sebab hal itu menurutnya bisa membantu membangkitkan ekonomi kreatif setiap daerah apabila ditambah unsur kearifan lokal.
"Saya tidak ingin memberi tahu ini bisa didapat di mana. Saya malah menantang para pelaku usaha kreatif di setiap daerah untuk membuat jaket biru itu sendiri, dengan menambah kearifan lokal daeri masing-masing daerah," tegas Sandiaga Uno.
"Jadi membangkitkan ekonomi kreatif di daerah masing-masing, dengan pola seperti ini melibatkan usahawan lokal, ekonomi kreatif lokal, dan menjadi ada ciri-cirinya di setiap daerah," tukas dia melanjutkan.
Tidak berhenti sampai di situ saja, Sandiaga Uno juga mengatakan bahwa para pelaku ekonomi kreatif yang membuat jaket itu bisa jadi akan meraup omzet tingga karena sedang tren saat ini.
"Jadikanlah ini sebagai peluang usaha yang dapat menciptkan lapangan pekerjaan. Percaya sama saya, mumpung momennya masih ada, usaha 'jaket biru' ini dijamin akan meraup omzet yang cukup besar," pungkas Sandiaga Uno.
Perlu diketahui, jaket biru sebagaimana dipaparkan oleh Sandiaga Uno dipakai oleh 6 menteri baru Presiden Jokowi saat pengumuman reshuffle kabinet di Istana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata
-
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta