Suara.com - Profil Din Syamsuddin mendadak jadi sorotan pasca hari ini dirinya dikabarkan menikah dengan cucu pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor, Rashda Diana.
Sebelumnya, Din Syamsuddin dikabarkan telah bercerai dengan Novalinda Jonafrianty pada 16 Desember 2020 lalu. Dari pernikahannya dengan Novalinda, Din Syamsuddin telah dikaruniai tiga orang anak.
Tak lama setelah digugat cerai oleh Novalinda, tepat hari ini, 3 Januari 2021 Din Syamsuddin telah resmi berstatus sebagai suami Rashda Diana.
Lalu, siapa sebenarnya sosok Din Syamsuddin? Berikut ini ulasan tentang profil Din Syamsuddin selengkapnya.
Latar Belakang
Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. atau yang lebih akrab disapa Din Syamsuddin lahir di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 31 Agustus 1958. Ia adalah salah satu tokoh Muhammadiyah yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah selama 14 tahun.
Sejak kecil, Din Syamsuddin tumbuh di lingkungan yang religius. Ia menempuh pendidikan dasar di Pondok Modern Darussalam Gontor dan di perguruan tinggi IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Din Syamsuddin juga sempat menimba ilmu di University of California (UCLA), Amerika Serikat dengan mengambil program Islamic Studies.
Riwayat Organisasi Din Syamsuddin
Sejak masih duduk dibangku sekolah, Din Syamsuddin memang telah aktif berorganisasi. Tak heran jika kini Din Syamsuddin dipercaya oleh banyak orang untuk menjadi pemimpin Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, hingga Forum Perdamaian Dunia.
Baca Juga: Perempuan Ketiga yang Dinikahi Din Syamsuddin, Ini Profil Rashda Diana
Din Syamsuddin juga pernah terjun ke dunia politik dengan menjabat sebagai Ketua Departemen Penelitian dan pengembangan DPP Golkar. Ia juga pernah menjadi anggota MPR dari Fraksi Golkar serta sempat menjabat sebagai Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Depnaker RI.
Karier Akademis Din Syamsuddin
Intelektual dan ilmu agamanya yang tinggi membuat Din Syamsuddin kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dari dunia politik untuk lebih fokus berkegiatan di bidang akademis, organisasi keagamaan, dan sosial. Ia pun aktif mengajar di berbagai perguruan tinggi, seperti di UMJ, UI, UIN, hingga UHAMKA.
Tidak hanya di kancah nasional, Din Syamsuddin juga memiliki panggung di dunia internasional. Ia tercatat aktif berkegiatan di Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), World Islamic People’s Leadership (WIPL), World Council of World Islamic Call Society (WCWICS), Asian Committee on Religions for Peace (ACRP), dan World Peace Forum (WPF).
Din Syamsuddin Menikahi Cucu Pendiri Ponpes Gontor
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional