Suara.com - Politisi PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul melempar kritikan pedas bagi Amien Rais yang baru saja memprediksi nama Kapolri baru pengganti Idham Aziz yang sekiranya akan dipilih oleh Presiden Jokowi.
Amien Rais memprediksi Presiden Jokowi akan memilih Komjen Listyo Sigit.
Menyoroti adanya prediksi itu, Ruhut Sitompul menyebut Amien Rais tidak elok berkata demikian kendati dia merasa seorang pengamat sekalipun.
Kritikan itu diutarakan Ruhut Sitompul lewat jejaring Twitter miliknya, Selasa (5/12/2021).
"Amien Rais walaupun merasa seorang pengamat tidak elok mengatakan prediksinya calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan dipilih bapak Joko Widodo Presiden RI ke-17," tulis Ruhut Sitompul seperti dikutip Suara.com.
Ruhut Sitompul kemudian mengatakan, prediksi Amien Rais itu tak ubahnya sama seperti ungkapan 'meninggikan untuk merendahkan' Komjen Listyo Sigit Prabowo.
Oleh sebab itu, Ruhut Sitompul mengingatkan Amien Rais dengan filosofi Jawa yang intinya berbunyi jangan mendahului.
"Itu sama saja mengangkat tapi untuk menjatuhkan Pak LSP karena Filosofi Jawa, jangan mendahului atau ojo kesusu. Merdeka," tandas Ruhut Sitompul.
Sebelumnya, Amien Rais lewat sebuah video yang dibagikan di kanal YouTube miliknya memprediksi Komjen Listyo Sigit Prabowo akan dipilih Jokowi sebagai Kapolri.
Baca Juga: Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Perdana, Tata Caranya Cukup Simpel
Bukan tanpa dasar, Amien Rais berkata demikian karena menilai Jokowi memiliki kedekatan dengan Komjen Listyo Sigit Prabowo, saat keduanya sama-sama menjabat di Solo.
"Kalau saya tidak mendahului takdir, saya yakin yang akan dipilih Pak Jokowi itu Kabareskrim sekarang yaigtu, Pak Komjen Listyo Sigit Prabowo. Kalau sampai tidak jadi, enggak apa-apa. Saya malah senang," ujar Amien Rais.
"Ini adalah logika saya sebagai pengamat, bahwa ini yang paling nyaman, yang paling aman, paling cocok dengan Pak Jokowi. Kalau saya keliru, Alhamdulillah malahan, dan saya yakin ini yang dipilih," sambungnya.
Presiden Jokowi Sudah Mengantongi Nama Kapolri
Presiden Jokowi dikabarkan sudah mengantongi nama-nama calon Kapolri baru pengganti Idham Aziz. Hal itu diungkap oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/1/2021).
Moeldoko menegaskan bahwa pergantian Kapolri merupakan hal yang rutin dan sudah ada prosedurnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
KPK: Pemeriksaan Gus Alex oleh Auditor BPK Fokus Hitung Kerugian Negara
-
Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!
-
Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam
-
Gabung PSI, Rusdi Masse Dijuluki 'Jokowinya Sulsel' dan Siap Tempati Posisi Strategis DPP
-
Ray Rangkuti Kritik Standar Etika Pejabat: Jalur Pintas hingga DPR Jadi 'Dewan Perwakilan Partai'
-
Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan
-
Tunggu Hal Ini Lengkap, Kaesang Bakal Umumkan Sosok 'Mr J' di Waktu yang Tepat
-
Transjakarta 'Nyerah' Diterjang Banjir, Momen Penumpang Diangkut Truk di Daan Mogot Viral
-
Jakarta Dikepung Banjir Lagi: Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Cengkareng Terendam Air 1 Meter
-
Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap