Suara.com - Semua pasien Covid-19 di Rumah Sakit Pusat El Husseineya di provinsi Ash Sharqia, Mesir dikabarkan tewas karena bangsal ICU kekurangan oksigen.
Menyadur Middle East Monitor Selasa (05/01) seorang keluarga pasien menyebarkan rekaman situasi ketika staf rumah sakit panik. Semua pasien di ruangan itu disebut tewas.
"Semua pasien di ICU meninggal," tulis perekam yang sedang menunggu bibinya, Fatima Al-Sayed Mohamed Ibrahim di pusat karantina itu.
Insiden itu terjadi karena kadar oksigen hampir di bawah dua persen dan tekanannya lemah sehingga pasien tak mendapat oksigen yang cukup untuk bernafas.
Ini adalah kejadian kedua yang terjadi setelah pasien di ICU di Rumah Sakit Umum Zefta mengalami nasib yang sama. Jika video ini benar, maka kasus korupsi dan kelalaian pemerintahan Mesir harus mendapat perhatian serius.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Mesir Hala Zayed mengatakan pasien bukan meninggal karena kekurangan oksigen dan menuduh Ikhwanul Muslimin menyebarkan rumor.
Dalam klarifikasi terpisah Direktur rumah sakit, Dr Muhammad Sami Al-Najjar menyebut situasinya normal. Dia membantah kekurangan oksigen dan mengatakan pasien meninggal alami karena faktor atau penyakit lainnya.
Gubernur Ash Sharqia, Dr Mamdouh Gorab, mengatakan empat pasien, bukan seluruh bangsal, meninggal.
Selain video heboh itu, foto seorang perawat yang duduk di lantai di sudut unit juga viral karena ia terkejut melihat apa yang terjadi. Laporan menyebut perawat itu didenda karena "tidak bekerja saat masa-masa sulit".
Baca Juga: Beredar Foto Kondisi Syekh Ali Jaber, Pihak Yayasan Beri Penjelasan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter