- Hujan deras pada Senin, 12 Januari 2026, menyebabkan banjir di Jakarta, mengganggu mobilitas warga dan akses jalan.
- Warga dapat memantau kondisi banjir secara real-time menggunakan aplikasi resmi JAKI, dengan fitur peta titik tergenang.
- Informasi penting mengenai ketinggian air sungai dan kondisi jalan juga tersedia melalui situs DSDA dan CCTV publik Jakarta.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak kemarin hingga pagi ini, Senin (12/1/2026), kembali memicu banjir di sejumlah titik ibu kota. Genangan air membuat sejumlah ruas jalan tak bisa dilalui kendaraan, sehingga mobilitas warga di awal pekan ikut terganggu.
Untuk membantu warga tetap waspada dan menghindari kemacetan akibat banjir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memantau kondisi Jakarta secara real-time. Berikut lima langkah praktis yang bisa dimanfaatkan:
1. Aplikasi JAKI
Aplikasi JAKI (Jakarta Kini) menjadi salah satu sumber informasi resmi yang dapat diandalkan warga ibu kota. Terintegrasi langsung dengan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, aplikasi ini menyediakan informasi terkini seputar kondisi banjir.
Setelah mengunduh JAKI melalui Google Play Store atau App Store, pengguna dapat membuka fitur JakPantau, lalu memilih menu Info Banjir. Di sana, peta akan menampilkan titik-titik wilayah terdampak banjir dengan kode warna berbeda sesuai tingkat genangan.
2. Pantau Status Pintu Air lewat Situs DSDA DKI Jakarta
Bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, memantau kondisi tinggi muka air sungai menjadi hal penting. Informasi tersebut dapat diakses melalui situs resmi Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta.
Melalui laman https://poskobanjir.dsdadki.web.id/, masyarakat bisa melihat laporan terbaru kondisi pintu air dan pos pantau sungai di berbagai wilayah Jakarta.
3. Cek Kondisi Jalan Secara Visual lewat CCTV
Melihat kondisi jalan secara langsung sering kali lebih meyakinkan sebelum memutuskan untuk melintas. Warga dapat memanfaatkan layanan CCTV publik yang menayangkan kondisi lalu lintas secara live.
CCTV Jakarta dapat diakses melalui laman https://smartcity.jakarta.go.id/id/blog/pantau-lalu-lintas-dan-keamanan-dengan-cctv-jakarta/, sehingga pengguna bisa memperkirakan kondisi jalan dan memilih rute yang lebih aman.
4. Ikuti Update Ruas Jalan Terdampak dari BPBD DKI Jakarta
Informasi terkini mengenai banjir dan ruas jalan terdampak juga rutin dibagikan melalui akun media sosial resmi BPBD DKI Jakarta. Update ini penting untuk mengetahui kondisi terbaru yang mungkin belum tercantum di peta.
Baca Juga: RSUD Kota Serang Dikepung Banjir
Masyarakat dapat memantau akun X (Twitter) @BPBDJakarta atau mengaksesnya melalui tautan https://x.com/BPBDJakarta.
5. Pantau Peta dan Laporan Banjir lewat Website BPBD
Selain media sosial, BPBD DKI Jakarta juga menyediakan data banjir melalui situs resminya. Peta banjir Jakarta dapat diakses di https://bpbd.jakarta.go.id/infobanjir, sementara laporan data banjir per jam tersedia di laman berita harian BPBD.
Dengan memanfaatkan berbagai sumber informasi ini, warga diharapkan bisa lebih siap menghadapi banjir, mengatur perjalanan dengan lebih aman, serta mengurangi risiko terjebak genangan dan kemacetan.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan
-
MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta