Suara.com - Presiden AS Donald Trump berencana menghabiskan waktunya dengan main golf di Skotlandia ketika Joe Biden dilantik akhir bulan ini di Gedung Putih.
Menyadur Global News Rabu (06/01), rencana Trump itu sudah sampai di telinga PM Skotlandia, Nicola Sturgeon.
Dalam keterangannya ia mengatakan bahwa negaranya sedang dalam kuncian ketat saat ini dan tak menerima tamu tanpa kepentingan darurat.
"Saya tidak tahu apa rencana perjalanan Donald Trump tapi saya berharap bahwa rencana perjalanan segera yang dia miliki adalah keluar dari Gedung Putih," kata Sturgeon.
"Kami tidak mengizinkan orang datang ke Skotlandia tanpa tujuan penting saat ini," lanjut Sturgeon pada Selasa menanggapi pertanyaan tentang Trump.
"Itu akan berlaku untuknya sebagaimana berlaku untuk orang lain dan datang untuk bermain golf bukanlah apa yang saya anggap sebagai tujuan yang penting."
Trump memang belum mengumumkan rencananya untuk tanggal 20 Januari secara resmi, tapi kabar mengatakan ia ingin main golf di Skotlandia karena tempat itu belum pernah ia jajah dengan stick golf selama jadi Presiden AS.
Selama ini, menjelang berakhirnya masa jabatannya ia banyak menghabiskan waktu untuk membatalkan pemilihan di negara bagian yang membawa kekalahan.
Laporan bulan Desember menunjukkan bahwa Trump mungkin mengadakan rapat umum sendiri selama pelantikan dan mengelilingi dirinya dengan para pendukung ketika dia bukan lagi Presiden AS.
Baca Juga: Trump Kedapatan Tekan Pejabat Georgia untuk Batalkan Kemenangan Joe Biden
Tapi spekulasi baru-baru ini meningkat di media Skotlandia bahwa Donald Trump mungkin akan meninggalkan AS dan melewati momen terakhirnya di lapangan golf asing yang 'ramah'.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!