Suara.com - Seorang bintang acara TV Love Island menjalani pengadilan di Barbados karena diduga melanggar undang-undang virus corona.
Menyadur Sky News, Rabu (6/1/2021) Zara Holland, bintang acara TV terkenal pada tahun 2016 tersebut, diduga mencoba meninggalkan Barbados saat masa isolasi setelah kedatangannya, menurut keterangan Kepolisian Kerajaan Barbados.
Menurut media lokal, pacar perempuan berusia 25 tahun dan mantan Miss Great Britain itu dinyatakan positif Covid-19 dan sedang dikarantina.
Dia dijadwalkan hadir di pengadilan pada hari Rabu dan dapat menghadapi denda yang besar atau bahkan hukuman penjara, menurut laporan.
Lebih dari 1.700 orang telah menandatangani petisi online yang menyerukan agar sang bintang dipenjara.
Dalam sebuah pernyataan, sersan stasiun Barbados Michael Blackman mengatakan wanita 25 tahun itu tiba di pulau Karibia pada 27 Desember dan menjalani tes virus corona pada hari berikutnya. Dia diinstruksikan untuk tetap di Sugar Bay Hotel di Hastings, katanya, sampai hasilnya diketahui.
Pada 29 Desember, diketahui dia pergi tanpa izin, kata petugas itu. Dia kemudian dicegat di Bandara Internasional Grantley Adams diduga berusaha untuk kabur.
Hollan kemudian dipanggil pada 2 Januari dan akan muncul di pengadilan hakim Distrik A pada hari Rabu, kata pernyataan itu.
Tidak jelas apakah pacar Holland, Elliott Love, juga menghadapi dakwaan.
Baca Juga: Fokus Laga Selanjutnya, Jose Mourinho Belum Pikirkan Final Liga Inggris
Polisi tidak memberikan informasi apapun tentang dia atau mengatakan bahwa dia telah ditangkap sehubungan dengan pelanggaran tersebut.
"Kami mendukung seorang pria dan wanita Inggris setelah penangkapan mereka di Barbados, dan berhubungan dengan keluarga mereka." jelas seorang juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris.
Dalam pernyataan yang diterbitkan oleh Barbados Today, yang dikatakan berasal dari perwakilan keluarganya, Holland menggambarkan insiden itu sebagai kesalahpahaman besar dan meminta maaf kepada seluruh warga Barbados.
"Saya saat ini bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memperbaiki masalah apa pun di pihak saya dan akan mengeluarkan pembaruan dan pernyataan lengkap yang menurut saya adalah satu-satunya hal yang benar untuk dilakukan kepada pemerintah dan warga Barbados," jelas pernyataan keluarga Holland.
"Saya telah menjadi tamu di pulau yang indah ini selama lebih dari 20 tahun dan tidak akan pernah melakukan apa pun untuk membahayakan seluruh bangsa yang saya cintai dan hormati dan yang telah memperlakukan saya sebagai sebuah keluarga." sambungnya.
Warga negara Inggris yang bekerja atau bepergian ke luar negeri harus mematuhi hukum negara tempat mereka berada dan mengikuti aturan mengenai penanganan Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026