Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengantongi nama-nama jenderal bintang tiga yang menjadi kandidat calon kepala kepolisian RI (Kapolri). Namun hingga saat ini, Jokowi dikabarkan belum mengirimkan surat terkait nama yang dipilihnya kepada DPR RI.
"Sampai hari ini DPR RI belum menerima surat dari presiden mengenai calon kapolri," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senin (11/1/2021).
Dasco menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu surat presiden (Surpres) dari Istana tersebut. Pasalnya ia tidak mengetahui pasti kapan Jokowi bakal mengirimkan surpres itu ke DPR.
Namun menurut aturan yang berlaku, Jokowi harus mengirimkan Surpres tersebut sebelum Kapolri Jenderal Pol Idham Azis sudah memasuki waktu pensiunnya. Kalau misalkan Surpres itu sudah diterima, maka DPR bakal memprosesnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
"Tentunya surat tersebut akan datang sebelum masa batas jatuh temponya, mari kita tunggu saja," ucapnya.
Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya telah menyerahkan daftar nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia pun membeberkan lima nama calon yang dimaksud.
Sebagai Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mahfud menyerahkan calon nama Kapolri tersebut untuk nantinya bisa dipilih Jokowi.
"Ini lima nama Komjen Pol. yang diajukan kepada Presiden oleh Kompolnas untuk dipilih sebagai calon Kapolri," kata Mahfud melalui akun Twitternya @mohmahfudmd pada Jumat (8/1/2021).
Lima calon Kapolri yang diajukan Mahfud tersebut ialah Wakapolri Komjen, Gatot Eddy Pramono; Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo; Kabaharkam Komjen, Agus Andrianto; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen, Boy Rafli Amar; dan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal, Arief Sulistyanto.
Baca Juga: Anak Presiden Jokowi Minta Pasoepati Tak Anak Tirikan Bhayangkara Solo FC
"Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, dan jam terbang," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara