Suara.com - Sekelompok remaja di Carolina Selatan nekat masuk ke rumah kosong untuk uji nyali. Menyadur Daily Mail Sabtu (16/01), remaja ini mencium aroma busuk, bahkan sebelum mereka memutuskan untuk masuk.
Salah satu dari mereka mengatakan tertarik masuk ke sana karena rumah itu terlihat misterius dan sepertinya berhantu. Mereka kemudian menuju rumah kosong Orangeburg Country pada hari Minggu sekitar pukul 17.40.
Remaja berjumlah 8 orang ini memasuki rumah dengan perlahan dan menemukan kulkas di salah satu ruangan. Mereka membuka pintunya dan memenukan mayat di dalam lemari es tersebut.
"Itu sangat menakutkan," kata Madison Childers, salah satu remaja. "Kamu tidak bisa membedakan itu orang, karena ... kurasa dia sudah ada di sana selama berbulan-bulan. Ada belatung di mana-mana," kata Childers.
Corey Antley, remaja lain yang ada di tempat kejadian menggambarkan kelompok itu kewalahan oleh baunya.
"Begitu segelnya terlepas, itu hanya bau yang mengerikan," Antley menjelaskan. "Itu adalah sesuatu yang tidak akan kamu lupakan, sungguh."
Menurut Riley Robinson, saksi mata lainnya, mereka tidak menyangka akan melihat adegan mengerikan itu.
"Saya tidak tahu harus berbuat apa, saya tidak bisa berkata-kata," kata Robinson. "Kudengar begitu kamu mencium bau manusia, kamu tidak akan pernah bisa melupakannya. Dan aku masih bisa menciumnya sekarang."
Sementara itu juru bicara Kantor Sheriff Kabupaten Orangeburg mengatakan remaja itu langsung melaporkan temuannya pada pihak berwajib.
Baca Juga: Mayat dalam Lemari, Ayah NF Baru Minta Maaf saat Ditelepon Keluarga Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas